Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Waspada, Hari Ini, Cuaca Ekstrem di 23 Daerah, Gelombang Tinggi dan Rob di Perairan Utara Jawa Tengah

Akhmad Safuan
23/12/2025 14:28
Waspada, Hari Ini, Cuaca Ekstrem di 23 Daerah, Gelombang Tinggi dan Rob di Perairan Utara Jawa Tengah
Cuaca mendung menyelimuti Puisi Cilik di Karimunjawa, gelombang tinggi 1,25-2,5 meter berpotensi di kawasan Kepulauan tersebut. (MI/Akhmad Safuan)

HUJAN lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 23 daerah di Jawa Tengah Selasa (23/12) air laut pasang (rob) di perairan utara berlangsung malam hingga dini hari dan gelombang tinggi di perairan Karimunjawa, Jepara Pati-Rembang.

Cuaca pagi di Jawa Tengah umumnya cerah berawan dan berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang mengguyur secara merata, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berlangsung di 23 daerah terutama di Pantura, sebagian Solo Raya dan Jateng bagian timur.

Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter selain di perairan selatan, juga kembali berpotensi di sebagian kawasan perairan utara Jawa Tengah yakni Karimunjawa, Jepara dan Pati-Rembang cukup berisiko terhadap kegiatan pelayaran serta air laut pasang (rob) dengan ketinggian 1 meter berlangsung pada makam hingga dini hari.

"Waspadai banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah akibat air laut pasang yang berlangsung pada pukul 22.00-02.00 WIB," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Doni Prastio Selasa (23/12).

Meskipun di perairan utara hanya diguyur hujan ringan, lanjut Doni Prastio, namun gelombang tinggi terjadi di kawasan bagian timur perairan utara Jawa Tengah, cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan dan tongkang terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Agus Triyono mengatakan cuaca ekstrem masih berpotensi di puluhan daerah di Jawa Tengah, sehingga diminta warga untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung. "Bagi warga yang sedang mengisi liburan Nataru diminta menghindari daerah rawan bencana seperti di kawasan sungai dan perbukitan," ujar Agus Triyono.

Daerah berpotensi terjadi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, ungkap Agus Triyono, berlangsung cukup merata yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kendal, Batang, Kajen, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.

Sedangkan daerah lainnya di Jawa Tengah hujan ringan-sedang, menurut Agus Triyono, angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60%-95%. (H-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya