Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau perkembangan Bibit Siklon Tropis 93S yang terdeteksi di Samudra Hindia, selatan Nusa Tenggara Barat (NTB). Meski bergerak menjauhi wilayah Indonesia, diperkirakan memicu dampak tidak langsung berupa hujan sedang hingga lebat dan gelombang tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan sejumlah wilayah seperti Bali, NTB, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) berpotensi terdampak hujan lebat. Selain itu, gelombang tinggi kategori sedang diperkirakan muncul di Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga NTT, perairan selatan Jawa Timur, serta Selat Bali–Lombok–Alas bagian selatan.
“Potensi dampak tidak langsung berupa hujan sedang hingga lebat dan gelombang tinggi di perairan harus tetap kita waspadai. Lakukan langkah pencegahan yang diperlukan, selalu ikuti informasi resmi dari BMKG, dan pastikan keselamatan menjadi prioritas utama. Kita tenang, tetapi tetap siaga,” ujar Faisal, Kamis (11/12).
Analisis BMKG menunjukkan kecepatan angin maksimum sekitar 15 knot (28 km/jam) dengan tekanan minimum 1009 hPa. Awan konvektif di sekitar pusat sistem belum terorganisir dengan baik sehingga penguatan bibit siklon diprakirakan berjalan lambat dalam 24 jam ke depan.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menyampaikan bahwa dalam 24 jam ke depan intensitas 93S akan cenderung persisten dengan pergerakan perlahan ke barat daya, menjauhi Indonesia. Dalam 48–72 jam selanjutnya, intensitas sistem diperkirakan meningkat secara bertahap seiring membaiknya pola sirkulasi.
“Sistem ini bergerak perlahan menjauhi wilayah Indonesia dan tidak berdampak langsung ke daratan,” katanya.
Bibit Siklon 93S pertama terdeteksi pada Kamis (11/12) pukul 07.00 WIB di sekitar 12.0°LS – 117.0°BT dan masuk dalam Area of Monitoring (AoM) Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta.
Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani meminta pemerintah daerah, masyarakat, hingga media massa tetap menyampaikan informasi resmi agar tidak menimbulkan kepanikan.
“Hindari penyebaran informasi yang menimbulkan kepanikan. Masyarakat diimbau untuk selalu merujuk kanal resmi BMKG agar langkah pencegahan dilakukan secara tepat dan efektif,” ujarnya.
BMKG akan terus memperbarui informasi terkait perkembangan Bibit Siklon 93S, termasuk peringatan gelombang tinggi dan prakiraan cuaca ekstrem. Masyarakat, terutama yang tinggal di pesisir, daerah rawan banjir, dan longsor, diminta meningkatkan kewaspadaan, sementara pelaku pelayaran dan perikanan diminta menyesuaikan kegiatan dengan informasi maritim terkini. (M-2)
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BMKG mencatat adanya pengaruh siklon tropis, bibit siklon tropis, serta sirkulasi siklonik yang memengaruhi dinamika atmosfer di kawasan Indonesia dan sekitarnya.
Banjir Jabodetabek belum surut. Hingga akhir Januari 2026, 143 RT sempat terendam. Simak cara mencegah air masuk rumah saat banjir susulan.
Bibit Siklon Tropis 94W saat ini terdeteksi di Samudra Pasifik sebelah utara Papua dengan tekanan 1005 hektopaskal dan kecepatan angin berkisar antara 20 hingga 25 knot.
Prakiraan cuaca BMKG Selasa 3 Februari 2026 di seluruh wilayah Indonesia. Waspada hujan lebat, angin kencang, dan potensi banjir. Update per kota dan provinsi dari BMKG.
Fokus utama dinamika atmosfer saat ini tertuju pada pemantauan Bibit Siklon Tropis 98P di daratan Australia bagian utara
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 7 Februari 2026. Waspada potensi hujan lebat dan petir di Jakarta Selatan serta Jakarta Timur.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi bermagnitudo 5,9 yang terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Sabtu (7/2) pagi waktu setempat.
BMKG mencatat adanya pengaruh siklon tropis, bibit siklon tropis, serta sirkulasi siklonik yang memengaruhi dinamika atmosfer di kawasan Indonesia dan sekitarnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada. Pastikan untuk memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.
Secara geografis wilayah Pacitan berhadapan langsung dengan megathrust Jawa. Gempa ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi struktural bagi masyarakat di pesisir selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved