Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
Lebih dari 36.000 kasus baru AS tercatat pada Rabu (24/6), hanya beberapa ratus dari rekor tertinggi 24 April, membuat investor lebih pesimistis tentang peluang pemulihan ekonomi yang cepat.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus, turun 4,5 dolar AS atau 0,25%, menjadi ditutup pada 1.770,6 dolar AS per ounce
Dolar AS menguat terhadap mata uang utama lain pada akhir perdagangan Rabu (Kamis, 25/6 pagi WIB), karena kenaikan kasus virus korona di Amerika Serikat.
Nilai tukar (kurs) rupiah dibuka menguat 52 poin atau 0,36% menjadi Rp14.110 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.162 per dolar AS, Rabu (24/6) pagi
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,39% menjadi 96,6619.
Para investor membeli mata uang berisiko bahkan setelah tanda-tanda kemunduran dalam pertempuran untuk menahan virus korona.
“Kecenderungan pelemahan Rupiah akan terlihat pada hari ini. Rupiah pada hari ini Saya perkirakan akan cenderung melemah dalam kisaran yang sempit di Rp14.100 - Rp14.150.”
Dolar telah menguat dalam beberapa pekan terakhir karena investor bergulat dengan kekhawatiran tentang dampak pandemi virus korona pada pertumbuhan ekonomi.
Pada pukul 9.38 WIB, rupiah menguat 58 poin atau 0,41% menjadi Rp14.025 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.083 per dolar AS.
Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,140%n menjadi 97,121 dan lebih kuat terhadap euro sebesar 0,25% menjadi 1,124 dolar.
Data penjualan ritel mengikuti laporan awal bulan ini yang menunjukkan bahwa ekonomi AS menciptakan 2,5 juta pekerjaan tak terduga pada Mei.
Kebijakan The Fed dini hari tadi yang mengeluarkan kebijakan stimulus baru untuk membantu perusahaan AS melewati pandemi menjadi sentimen negatif bagi dolar.
The Fed mengatakan akan mulai membeli obligasi korporasi pada Selasa melalui fasilitas kredit korporasi pasar sekunder (SMCCF).
Greenback jatuh ke palung tiga bulan terhadap euro, sterling dan franc Swiss setelah pernyataan Fed. Dolar merosot ke level terendah tiga minggu terhadap yen.
Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu (10/6), mengatakan, rupiah terlihat melakukan konsolidasi selama dua hari terakhir terhadap dolar AS.
Yen melonjak ke tertinggi satu minggu terhadap dolar, sementara franc Swiss naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua bulan terhadap greenback.
Mata uang safe-haven yen Jepang menguat terhadap dolar, membalikkan kerugian beberapa hari terakhir karena sentimen risiko naik seiring dengan meningkatnya harapan pemulihan ekonomi.
Pada penutupan perdagangan Senin (8/6), nilai tukar rupiah melemah tipis 8 poin atau 0,05% di level Rp 13.885 per dolar AS. Nilai tukar mata uang regional mengalami konsolidasi terhadap dolar AS.
Laporan ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan tingkat pengangguran turun menjadi 13,3% bulan lalu dari 14,7% pada April, merupakan yang tertinggi pasca Perang Dunia Kedua.
Rencana pemerintah untuk mulai melonggarkan perekonomian juga memberikan harapan dan meningkatkan kepercayaan pasar.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved