Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DOLAR AS jatuh dan mata uang komoditas menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena selera risiko meningkat didukung optimisme pemulihan ekonomi dari pandemi virus korona setelah laporan pekerjaan AS untuk Mei lebih baik dari yang diperkirakan.
Mata uang safe-haven yen Jepang menguat terhadap dolar, membalikkan kerugian beberapa hari terakhir karena sentimen risiko naik seiring dengan meningkatnya harapan pemulihan ekonomi.
"Pelonggaran negatif ini telah ada sejak minggu terakhir Mei, khususnya spekulasi negatif AS-Tiongkok," kata Kepala Strategi Valas Exchange Bank of Canada, Erik Bregar di Toronto.
Mata uang komoditas seperti dolar Australia, Selandia Baru, dan Kanada adalah tawaran bagus. Dolar Selandia Baru, misalnya, naik ke level tertinggi dalam empat bulan setelah Selandia Baru mengatakan telah menghentikan penularan virus korona di dalam negaranya.
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Arden pada Senin (8/6) mengatakan negara itu akan mencabut semua tindakan pengendalian virus selain dari kontrol perbatasan, menjadikannya salah satu negara pertama yang melakukannya.
Tetapi ketika Amerika Serikat dan ekonomi di seluruh dunia dibuka kembali, ada keraguan yang merisaukan ke mana arah pemulihan.
"Inggris, misalnya, berencana untuk membuka kembali dan salah satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah Brexit," kata Juan Perez, pedagang mata uang di Tempus Inc di Washington.
"Setelah kami menetapkan bahwa Brexit adalah salah satu dari masalah 2019 yang perlu diselesaikan, kita bisa melihat reli besar dalam euro berada di bawah tekanan karena pasar dapat fokus sekali lagi pada jenis kemitraan apa yang akan dimiliki Eropa dengan Inggris," dia menambahkan.
Baca juga: Emas Menguat US$22 Menanti Stimulus Lanjutan Fed
Dalam perdagangan sore indeks dolar turun 0,1% menjadi 96,641 dalam perdagangan berfluktuasi.
Dolar turun tajam terhadap yen, jatuh 1,1% pada 108,33 yen. Dolar juga melemah 0,6 persen terhadap franc Swiss, mata uang safe haven lainnya, menjadi 0,9566.
Euro menguat terhadap dolar meskipun data menunjukkan produksi industri Jerman jatuh paling dalam pada April karena pandemi memaksa perusahaan-perusahaan di ekonomi terbesar Eropa untuk mengurangi produksi.
Euro terakhir naik 0,2% pada US$1,1303. Mata uang tunggal mencapai tertinggi tiga bulan US$1,1384 minggu lalu setelah Bank Sentral Eropa mengumumkan akan memperluas program stimulusnya.
Dolar Selandia Baru naik 0,8% terhadap greenback menjadi US$0,6560, sebelumnya mencapai tertinggi US$0,6564, yang terkuat sejak akhir Januari.
Dolar Australia juga naik 0,7% menjadi 0,7017 dolar Australia, dengan dolar Kanada juga naik, diperdagangkan 0,4% lebih tinggi pada 1,3366 dolar Kanada per dolar AS.
Investor sekarang fokus pada pertemuan kebijakan Federal Reserve AS minggu ini. The Fed perlu menyeimbangkan tanda-tanda bahwa kejatuhan ekonomi dari pandemi telah melewati yang terburuk terhadap bukti bahwa virus itu sendiri belum terkendali. (A-2)
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
BPKH menilai revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji menjadi momentum strategis bagi lembaga tersebut untuk memperkuat tata kelola dan fleksibilitas investasi serta penguatan peran anak usaha.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menunjukkan dampak investasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Simak prediksi harga emas Antam Rabu 25 Februari 2026. Waspada potensi koreksi harga usai pecah rekor Rp3,06 juta akibat aksi ambil untung di pasar global.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu tercatat melemah 19 poin atau sekitar 0,11% ke level Rp16.848 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu 25 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.848. Ketidakpastian global menjadi pemicu utama.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah pada Selasa pagi (24/2/2026) melemah 10 poin ke level Rp16.835 per dolar AS. Simak analisis penyebab pelemahan rupiah hari ini.
Prediksi harga emas Senin 23 Februari 2026 diperkirakan masih dalam tren positif. Simak faktor dolar AS, suku bunga, dan sentimen global yang memengaruhi pasar.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Kamis 19 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved