Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
Saat ini Indonesia sangat membutuhkan peran dan pemikiran periset andal untuk menjadi bagian dari milestone sejarah riset di Indonesia.
Perpres menunggu persetujuan Kementerian Keuangan, yang sebelumnya sudah disetujui 3 menteri lainnya.
Semua negara maju berinvestasi pada riset dan inovasi Iptek serta sumber daya manusia (SDM).
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mendorong daerah untuk membentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDa).
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan melakukan penyesuaian metode riset di masa pandemi covid-19 dengan membatasi mobilitas peneliti asing.
Setidaknya, dari setiap OPD yang di dalamnya terdapat beberapa bagian atau bidang, bisa mengeluarkan satu inovasinya.
Realokasi anggaran untuk meningkatkan dukungan untuk riset covid-19 yang difokuskan pada vaksin merah putih, alat deteksi /skrining, dan surveilans melalui WGS.
Konsolidasi sumber daya riset dan inovasi menjadi salah satu tugas yang diberikan oleh Presiden kepada BRIN, sejalan dengan amanat UU Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Iptek.
SEBELUM pandemi covid-19, pada 2019 sekitar 3.600 peneliti Jepang mengunjungi Indonesia dan lebih dari 1.000 peneliti Indonesia berkunjung ke Jepang.
Tantangan utama saat ini adalah riset yang didominasi pemerintah, yakni 80 persen.
Di Indonesia, teknologi nuklir bukan sekadar untuk kepentingan riset, tetapi untuk kepentingan yang lebih luas, seperti energi hingga agrikultur.
Presiden Jokowi sudah mengarahkan agar BRIN terus fokus mendukung pengembangan vaksin dari sisi riset.
Task Force Riset Inovasi Covid-19 (TFRIC-19) bentukan BPPT dianggap suatu terobosan besar untuk menyelesaikan masalah sistematik dalam ekosistem riset dan inovasi teknologi.
Integrasi dalam BRIN tidak menghilangkan fungsi dan tugas masing-masing lembaga seperti Lapan, LIPI, BPPT dan Batan.
Agenda Lapan ke depan antara lain pengembangan obsevatorium di Kupang NTT, stasiun antariksa di Biak, pesawar N-219 dan agenda sains antariksa yang akan dibuka secara global.
Bila selama ini, SDM keempat lembaga bekerja sendiri-sendiri, kini sinergitas keempatnya ada sehingga ada kerja sama yang lebih dekat lagi.
Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan konsolidasi jangan diartikan sebagai peleburan menanggapi hadirnya Perpres Nomor 33 Tahun 2021 tentang tupoksi BRIN.
Empat lembaga riset pemerintah dilebur, yakni LIPI, BPPT, Batan dan Lapan. Hal itu tertuang dalam Perpres BRIN terbaru.
"Tentu semua masih berjalan seperti biasa. Yang tahun ini semua masih seperti kondisi eksisting," ungkapnya kepada Media Indonesia,
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved