Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
HADIRNYA Task Force Riset Inovasi Covid-19 (TFRIC-19) bentukan Badang Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dianggap suatu terobosan besar untuk menyelesaikan masalah secara sistematik dan konstruktif dalam ekosistem riset, inovasi, dan teknologi saat menghadapi pandemi.
"Model solusi dengan pendekatan ekosistem dalam menghadapi covid-19 yang dikembangkan melalui TFRIC-19 ini. Secara holistik dan paralel telah menginisiasi proses hilirisasi inovasi di berbagai bidang sekaligus," kata Kepala BPPT, Hammam Riza sebagai pembicara kunci dalam webinar ekosistem inovasi teknologi penanganan covid-19: peta dan penguatannya, Rabu (19/5).
Hadir dalam webinar itu Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko yang juga menjadi pembicara kunci.
Menurut Hammam konsep model ekosistem solutif ini jika dapat terus dikembangkan maka akan banyak potensi hasil riset yang dapat dihilirisasi serta mampu melalui jembatan lembah kematian (valley of death).
"Integrasi dan kolaborasi menjadi kata kunci. Prokreasi dan kooperasi atau kerjasama adalah misi inti yang mutlak diperlukan dalam mengkonstruksi sebuah solusi," lanjutnya.
Hammam berharap model ekosistem riset dan inovasi teknologi yang diperkenalkan melalui TFRIC-19 ini, besar harapan ke depan dapat direplikasi bahkan dimagnifikasi sebagai salah satu model pendekatan solutif bagi berbagai permasalahan bangsa yang bersifat multi dimensi.
Task Force Riset dan Inovasi Teknologi Penanganan Covid-19 merupakan kelembagaan AdHoc yang dibangun BPPT untuk menjadi media dan sarana untuk mewujudkan berbagai produk inovasi teknologi untuk penanganan Covid-19 dengan cepat, berbasiskan kemampuan anak bangsa sendiri.
Hammam berharap dengan terbentuknya TFRIC-19 telah berhasil menghasilkan produk-produk alat kesehatan yang sangat dibutuhkan pada saat awal pandemi. Produk inovasi pandemi covid-19 dihasilkan dalam wadah TFRIC-19 hanya dalam waktu tiga bulan.
baca juga: BPPT
Diakui Hammam, hadirnya TFRIC-19 dalam membangun sebuah sistem inovasi pengembangan produk dalam negeri tetap ada kendala. Salah satunya lembah kematian inovasi yang menjadi kendala dan tantangan yag perlu mendapat perhatian serius dan diperlukan upaya mitigasinya.
"Dalam menghadapi Lembah Kematian Inovasi, resiko teknologi, resiko pendanaan dan resiko pasar merupakan unsur penting yang perlu dimitigasi secara cermat. Salah satu yang dapat dilakukan untuk memitigasi resiko-resiko tersebut, antara lain melalui kajian mengenai ekosistem inovasi," pungkasnya. (N-1)
Hal yang harus dilakukan adalah menjalin kerja sama antar negara.
Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dianggap sebagai salah satu solusi untuk mengerjakan berbagai tugas dan memecahkan masalah.
"Tuntutan kita tidak banyak. Di masa pandemi seperti ini tentunya kita sangat keberatan adanya pemutusan kontrak. Kita tidak menuntut pesangon, kita hanya minta dipekerjakan kembali."
Handoko menyebut bahwa dalam kontrak yang ditandatangani para awak sudah tertera kesepakatan itu. Para awak juga bisa memutus atau mengakhiri kontrak mereka secara sepihak.
Satu unit teknologi Arsisnum diperuntukkan bagi Rumah Singgah Gelora Serayu Banyumas, sebuah rumah yang digratiskan bagi keluarga pasien yang menunggu di RS.
Saat ini operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) sedang berlangsung di Kalimantan Barat sejak 17 September 2021
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
Living Lab Ventures (LLV), unit corporate venture capital Sinar Mas Land, menyelenggarakan Inside LLV pada 27 Januari 2026 di Digital Experience Center (DXC), BSD City.
Pemerintah dorong inovasi atasi mismatch pasokan-permintaan perumahan. Ajang BTN Housingpreneur 2025 saring 1.170 peserta, tetapkan 58 pemenang.
PERUSAHAAN harus mampu menjalankan dua mesin secara paralel yaitu menjaga bisnis inti tetap optimal sambil terus melakukan langkah-langkah inovasi terobosan.
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Inovasi ini mampu menjaga kualitas gabah secara lebih cepat, efisien, dan stabil di berbagai kondisi cuaca.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved