Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Astronom menggunakan Teleskop James Webb menemukan bukti awal keberadaan bintang raksasa purba bermassa hingga 10.000 kali Matahari.
Dua fisikawan dari University of Southern Mississippi mengajukan gagasan mengejutkan: alam semesta mungkin tidak hanya mengembang, tetapi juga berdenting
Penelitian baru ungkap ekspansi alam semesta mungkin melambat dan energi gelap mulai melemah. Temuan ini bisa mengubah pandangan kosmologi.
Penelitian terbaru menunjukkan alam semesta mungkin tidak mengembang selamanya. Kosmos diprediksi runtuh dalam 20 miliar tahun mendatang.
Alam semesta awal diduga sudah memiliki medan magnet yang amat lemah, miliaran kali lebih kecil dari magnet kulkas, setara dengan arus listrik di neuron otak manusia.
Dua studi terbaru mengungkap bintang pertama setelah Big Bang mungkin tidak selalu raksasa.
Fenomena 'Kuburan Bintang' mengungkap tabrakan lubang hitam dan bintang neutron melalui gelombang gravitasi.
Penelitian terbaru dari Prof. Rajendra Gupta menyatakan alam semesta tidak memerlukan materi gelap maupun energi gelap untuk eksis.
Penelitian terbaru menunjukkan penggabungan lubang hitam tidak cukup untuk menjelaskan Hubble tension.
Para astronom baru-baru ini menemukan salah satu pemandangan paling unik dari masa awal alam semesta, yaitu galaksi yang dijuluki Cosmic Grapes atau “Anggur Kosmik”.
Penelitian tersebut mengungkap bahwa usia alam semesta mungkin jauh lebih pendek dari perkiraan sebelumnya, dan bahwa alam semesta bisa mulai 'sekarat' dalam kurun waktu 10 miliar tahun.
BOAT: ledakan sinar gamma terkuat yang pernah terdeteksi tantang pemahaman ilmuwan.
Penelitian terbaru memicu dugaan energi gelap tak konstan. Alam semesta bisa berhenti mengembang dan runtuh dalam Big Crunch lebih cepat dari perkiraan.
ALMA berhasil memetakan struktur internal galaksi awal dan menunjukkan bukti pembentukan cakram galaksi serta sisa tabrakan kosmik di era awal alam semesta.
Tim Ilmuan memperkirakan alam semesta terbentuk di dalam sebuah lubang hitam kolosal, yang berada dalam semesta 'induk'.
Observatorium Vera C. Rubin keluarkan foto perdana mereka akan alam semesta.
Fisikawan Nikodem Poplawski mengajukan teori mengejutkan: alam semesta berputar, dan ini bisa menjelaskan melemahnya energi gelap.
Ilmuwan asal Amerika Serikat dan Jepang berpacu mencari jawaban mengapa alam semesta kita ada?
Penelitian terbaru dari Radboud University, Belanda, mengungkap bahwa akhir alam semesta bisa terjadi jauh lebih cepat dari yang selama ini diperkirakan.
Dua temuan astrofisika terbaru telah mengguncang dasar pemahaman kita tentang struktur dan evolusi alam semesta: struktur misterius di luar Bima Sakti serta gelombang kejut raksasa
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved