Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

James Webb Ungkap Lubang Hitam Pelarian: Fenomena Langka di Alam Semesta

Muhammad Ghifari A
18/2/2026 00:28
James Webb Ungkap Lubang Hitam Pelarian: Fenomena Langka di Alam Semesta
Lubang hitam yang tak terkendali meninggalkan jejak bintang-bintang baru di belakangnya.(Dok. Teleskop Luar Angkasa James Webb / van Dokkum dkk.)

ALAM semesta kembali menunjukkan sisi misteriusnya yang melampaui imajinasi manusia. Baru-baru ini, data terbaru dari Teleskop James Webb (JWST) memberikan bukti kuat mengenai eksistensi lubang hitam pelarian yang melesat bebas menembus ruang antargalaksi dengan kecepatan fantastis.

Fenomena ini bukan lagi sekadar teori di atas kertas. Penemuan ini menandai babak baru dalam astronomi modern, di mana objek paling masif di jagat raya ternyata bisa "ditendang" keluar dari rumah galaksinya sendiri.

Statistik Kunci Lubang Hitam Pelarian

Kecepatan Maksimum Hingga 3.000 km/detik
Massa Terdeteksi 10 Juta kali massa Matahari
Panjang Jejak 200.000 Tahun Cahaya

Apa Itu Lubang Hitam Pelarian?

Selama ini, kita mengenal lubang hitam sebagai objek statis yang berada di pusat galaksi. Namun, lubang hitam pelarian adalah pengecualian ekstrem. Objek ini bergerak dengan kecepatan hingga 3.000 kilometer per detik. Sebagai perbandingan, kecepatan ini ribuan kali lebih cepat daripada komet tercepat yang pernah melintasi tata surya kita.

Keberadaan objek ini pertama kali diprediksi melalui solusi relativitas Einstein oleh matematikawan Roy Kerr pada tahun 1960-an. Kerr menjelaskan bahwa lubang hitam yang berputar menyimpan energi rotasi yang sangat masif, mencapai 29% dari total massanya.

Mekanisme Tendangan Gravitasi: Mengapa Lubang Hitam Bisa Kabur?

Bagaimana mungkin objek dengan gravitasi sekuat lubang hitam bisa terlempar? Jawabannya terletak pada peristiwa tabrakan kosmik. Fisikawan Roger Penrose sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa lubang hitam bisa berfungsi seperti baterai raksasa yang melepaskan energi luar biasa saat bergabung.

Ketika dua lubang hitam supermasif bertabrakan, mereka memancarkan gelombang gravitasi. Jika pancaran gelombang ini lebih kuat ke satu arah, lubang hitam hasil penggabungan tersebut akan menerima efek "tendangan" atau recoil. Efek inilah yang mendorongnya keluar dari pusat galaksi dan menjadikannya pengembara antarbintang.

Temuan James Webb: Jejak Bintang Sepanjang 200.000 Tahun Cahaya

Bukti paling nyata ditemukan oleh tim astronom yang dipimpin oleh Pieter van Dokkum dari Universitas Yale. Menggunakan data James Webb, mereka mengidentifikasi garis lurus misterius di luar angkasa yang ternyata merupakan bekas lintasan lubang hitam.

Karakteristik Jejak Lubang Hitam Pelarian:

  • Panjang Lintasan: Mencapai 200.000 tahun cahaya (dua kali lebar galaksi Bima Sakti).
  • Massa Objek: Diperkirakan 10 juta kali massa Matahari.
  • Kecepatan: Melesat hampir 1.000 kilometer per detik.
  • Efek Fisik: Gravitasinya menekan gas antarbintang, memicu lahirnya bintang-bintang baru di sepanjang jalurnya.

Selain temuan van Dokkum, observasi pada galaksi NGC 3627 juga menunjukkan jejak serupa sepanjang 25.000 tahun cahaya yang disebabkan oleh lubang hitam bermassa 2 juta kali Matahari.

Apakah Fenomena Ini Berbahaya bagi Bumi?

Meskipun terdengar mengerikan, para ilmuwan menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik. Ruang angkasa sangatlah luas, dan kemungkinan lubang hitam pelarian melintas cukup dekat untuk mengganggu Tata Surya sangatlah kecil.

Penemuan ini lebih berfungsi sebagai pengingat akan dinamisnya alam semesta. Lubang hitam kini tidak hanya dianggap sebagai pemakan materi, tetapi juga sebagai entitas yang mampu menciptakan struktur baru di ruang hampa melalui perjalanannya yang luar biasa.

FAQ: People Also Ask

Apakah lubang hitam pelarian bisa dilihat dengan mata telanjang?
Tidak. Lubang hitam sendiri tidak memancarkan cahaya. Kita hanya bisa melihat dampaknya, seperti jejak bintang yang terbentuk di belakangnya atau gangguan gravitasi pada objek sekitarnya.

Apa perbedaan lubang hitam pelarian dengan lubang hitam biasa?
Lubang hitam biasa umumnya berada di pusat galaksi (supermasif) atau diam di tempat bekas ledakan bintang. Lubang hitam pelarian bergerak dengan kecepatan tinggi melintasi ruang antargalaksi.

(Live Science, NASA James Webb Data Analysis 2026/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik