Headline

Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.

Meski Sudah Unggul 3 Gol, Luis Enrique Minta PSG tidak Jemawa di Stamford Bridge

Basuki Eka Purnama
17/3/2026 03:34
Meski Sudah Unggul 3 Gol, Luis Enrique Minta PSG tidak Jemawa di Stamford Bridge
Pelatih PSG Luis Enrique berbicara dalam konferensi sebelum laga leg kedua 16 besar Liga Champions kontra Chelsea di Stamford Brige, Senin (16/3) waktu setempat.(AFP/TOBY SHEPHEARD)

PARIS Saint-Germain (PSG) datang ke London dengan kepercayaan diri tinggi. Meski begitu, sang pelatih, Luis Enrique, menegaskan bahwa tiket perempat final Liga Champions belum sepenuhnya berada di genggaman. 

Menjelang laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Chelsea di Stadion Stamford Bridge, Rabu (18/3) dini hari WIB, Enrique mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak lengah meski mengantongi keunggulan agregat yang mencolok.

Raksasa Prancis tersebut tiba di markas The Blues dengan modal kemenangan meyakinkan 5-2 pada leg pertama pekan lalu. 

Secara matematis, PSG berada di atas angin; mereka tetap bisa lolos ke fase berikutnya meskipun menelan kekalahan, asalkan margin skor tidak lebih dari dua gol. Namun, bagi Enrique, bermain aman bukanlah pilihan.

"Leg kedua selalu berbeda. Kami siap dan terbiasa memainkan pertandingan seperti ini, dan kami ingin tampil baik," ujar pelatih asal Spanyol tersebut dalam sesi konferensi pers pralaga yang dilansir laman resmi klub.

Belajar dari Pengalaman Melawan Aston Villa

Sikap waspada Enrique bukan tanpa alasan. Ia menekankan bahwa dalam kompetisi kasta tertinggi Eropa, situasi bisa berbalik dalam sekejap jika sebuah tim kehilangan fokus. 

Ia ingin Les Parisiens memegang kendali penuh atas jalannya pertandingan sejak peluit pertama dibunyikan.

"Anda tidak boleh lengah dalam pertandingan seperti ini. Yang kami tuju adalah mengendalikan permainan, meskipun mustahil untuk melakukannya sepenuhnya," tambah Enrique.

Sebagai pengingat bagi skuadnya, Enrique merujuk pada drama perempat final musim lalu saat melawan wakil Inggris lainnya, Aston Villa. 

Kala itu, PSG yang sudah menang 3-1 di leg pertama harus bersusah payah mempertahankan keunggulan setelah dipaksa menyerah 2-3 pada pertemuan kedua. 

Pengalaman nyaris terjungkal tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Enrique dalam menghadapi atmosfer stadion di Inggris.

"Saya rasa itu adalah contoh yang jelas tentang bagaimana pertandingan semacam ini bisa terjadi. Akan ada momen-momen sulit selama pertandingan," kenangnya.

Misi Tetap Menang

Meski secara teknis hasil imbang atau kalah tipis sudah cukup untuk membawa PSG melaju, Enrique menegaskan bahwa mentalitas timnya adalah mengincar kemenangan ganda atas Chelsea. 

Ia menuntut para pemainnya untuk mampu mengelola tekanan mental saat tuan rumah melancarkan serangan.

"Kita perlu tahu bagaimana mengatasi momen-momen sulit tersebut. Namun, tujuan kita tetap untuk memenangkan pertandingan," pungkas mantan pelatih Barcelona tersebut. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik