Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Chelsea Tumbang 1-0 dari Newcastle: Liam Rosenior Soroti Lini Serang dan Blunder Pertahanan

Thalatie K Yani
15/3/2026 06:35
Chelsea Tumbang 1-0 dari Newcastle: Liam Rosenior Soroti Lini Serang dan Blunder Pertahanan
Liam Rosenior ungkap penyebab kekalahan Chelsea dari Newcastle United di Stamford Bridge. Kurangnya ketajaman dan gol "hadiah" jadi evaluasi utama The Blues.(Chelsea)

HARAPAN Chelsea untuk terus mengamankan posisi di empat besar Liga Premier Inggris harus terganjal setelah menelan kekalahan tipis 1-0 dari Newcastle United di Stamford Bridge. Manajer The Blues, Liam Rosenior, menilai kurangnya kesegaran mental di lini depan dan kelalaian di barisan pertahanan menjadi faktor utama kegagalan timnya meraup poin.

Chelsea sebenarnya memulai laga dengan sangat menjanjikan. Dalam 15 menit pertama, tuan rumah mendominasi penguasaan bola dan terlihat sebagai tim yang lebih mengancam. Namun, Newcastle justru berhasil mencuri gol lewat serangan perdana mereka. Joe Willock berhasil menembus pertahanan Chelsea dan mengirim umpan matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Anthony Gordon.

Gol tersebut mengubah alur permainan. Newcastle tampil lebih bertahan dan membuat frustrasi barisan penyerang Chelsea. Meski Cole Palmer dan Liam Delap sempat mendapatkan peluang emas, ketangguhan Aaron Ramsdale di bawah mistar gawang serta tendangan Reece James yang membentur tiang di masa injury time memastikan skor 1-0 bertahan hingga usai.

Dalam sesi wawancara setelah pertandingan, Liam Rosenior mengungkapkan kekecewaannya atas hasil tersebut.

"Dalam 15 hingga 20 menit pertama, saya rasa siapa pun yang menonton pertandingan akan tahu ke mana arah laga ini. Kami memegang kendali, mendominasi, serta menciptakan peluang dan momen. Namun kemudian, gol tersebut memberikan Newcastle energi yang mereka butuhkan untuk menyelesaikan laga dengan gaya bermain yang mereka inginkan," ujar Rosenior.

Sang manajer menyoroti dua aspek krusial yang perlu diperbaiki. Pertama adalah ketajaman di sepertiga akhir lapangan, dan kedua adalah kedisiplinan bertahan.

"Bagi saya, ada dua aspek. Pertama, kami sedikit kurang kesegaran mental di sepertiga akhir; kombinasi, keputusan yang tepat, atau kualitas di momen yang pas. Dan hal kedua adalah memastikan jika kami tidak mencetak gol, maka tim lawan juga tidak boleh mencetak gol. Hal yang mengecewakan hari ini adalah kami tidak bisa menjaga clean sheet padahal Newcastle, jika mereka jujur, tidak benar-benar menciptakan banyak peluang. Kami menghadiahi mereka gol dan itu adalah sesuatu yang benar-benar perlu saya selesaikan," tegasnya.

Kekalahan ini menahan posisi Chelsea di peringkat kelima klasemen sementara. Meski demikian, Rosenior tetap optimis menatap sisa musim dalam perebutan tiket Liga Champions. Ia mengingatkan para pemainnya bahwa secara statistik performa tim masih konsisten, termasuk kemenangan besar 4-1 atas Aston Villa di laga sebelumnya.

"Hari ini adalah pukulan telak, tetapi akan ada banyak kejutan dan perubahan. Kami belum keluar dari persaingan. Hari ini adalah hari yang sulit dan membuat frustrasi karena kami tidak mendapatkan hasil yang diinginkan, tetapi saya pikir tetap ada konsistensi dalam performa kami," tutupnya. (Chelsea/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya