Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Locatelli Emosional Juventus Gagal: Rasanya Ingin Menangis

Dhika Kusuma Winata
26/2/2026 16:14
Locatelli Emosional Juventus Gagal: Rasanya Ingin Menangis
Pemain Juventus Manuel Locatelli.(MARCO BERTORELLO/AFP)

JUVENTUS harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari Liga Champions. Meski hampir menciptakan kebangkitan sensasional dengan 10 pemain pada leg kedua, wakil Italia itu akhirnya terhenti usai kebobolan dua gol pada babak perpanjangan waktu.

Juve menang 3-2 atas Galatasaray pada leg kedua di Turin, Kamis (26/2) WIB namun kalah agregat 5-7.

Peluang Juve sebelumnya tipis. Kekalahan telak 2-5 di Istanbul pada leg pertama membuat mereka membutuhkan keajaiban untuk lolos ke 16 besar.

Pada leg kedua di Turin, Juve tampil penuh determinasi. Gol Manuel Locatelli, Federico Gatti, dan Weston McKennie memaksa laga berlanjut ke extra time di tengah dukungan riuh publik tuan rumah.

Harapan sempat membuncah namun gol Victor Osimhen dan Baris Yilmaz memastikan Galatasaray melangkah ke fase berikutnya. Kapten Juventus, Locatelli, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya.

“Saya merasa seperti ingin menangis,” ujar Locatelli.

“Yang saya tahu, kami menaruh jiwa kami di pertandingan itu. Kami memberikan segalanya,” lanjutnya.

Kendati tersingkir, Juventus tetap mendapat aplaus dari para pendukungnya. Penampilan tersebut dinilai bisa menjadi modal penting untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

Saat ini Juventus menempati peringkat kelima Serie A, tertinggal empat poin dari AS Roma di posisi keempat. Akhir pekan ini mereka akan bertandang ke ibu kota menghadapi Roma dalam laga krusial.

(AFP/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya