Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Newcastle vs Qarabag: Eddie Howe Tetap Kecewa meski The Magpies Lolos 16 Besar Liga Champions

Khoerun Nadif Rahmat
25/2/2026 18:11
Newcastle vs Qarabag: Eddie Howe Tetap Kecewa meski The Magpies Lolos 16 Besar Liga Champions
Pelatih kepala Newcastle United asal Inggris, Eddie Howe.(Glyn KIRK / AFP)

NEWCASTLE United memastikan tempat di babak 16 besar Liga Champions setelah menang 3-2 atas Qarabag dan unggul agregat telak 9-3, meski pelatih Eddie Howe mengaku tidak sepenuhnya puas dengan performa timnya pada leg kedua.

Newcastle United memastikan langkah mulus ke babak 16 besar Liga Champions usai mengalahkan Qarabag dengan skor 3-2 pada leg kedua, Selasa (25/2). Kemenangan itu mengantar The Magpies unggul agregat telak 9-3 atas wakil Azerbaijan tersebut.

Hasil ini menjadikan Newcastle bagian dari enam wakil Inggris di babak 16 besar, bersama Arsenal, Liverpool, Chelsea, Manchester City, dan Tottenham Hotspur.

Keunggulan besar Newcastle sebenarnya sudah terbentuk sejak leg pertama, ketika mereka menghancurkan Qarabag 6-1, termasuk keunggulan 5-0 pada babak pertama.

Situasi itu membuat pelatih Eddie Howe melakukan rotasi besar dalam susunan pemain pada leg kedua, termasuk mencadangkan Anthony Gordon yang mencetak empat gol pada pertemuan sebelumnya.

Meski begitu, Newcastle tetap memulai pertandingan dengan agresif dan mencetak dua gol cepat dalam enam menit pertama. Sandro Tonali mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Dan Burn yang ditepis kiper. Joelinton kemudian menggandakan keunggulan melalui penyelesaian dari umpan silang Harvey Barnes.

Namun, Howe mengaku tidak sepenuhnya puas dengan performa timnya di laga Newcastle vs Qarabag, terutama pada babak kedua.

"Saya pikir jika Anda melihat skor dari dua leg, performa para pemain sangat fantastis, meskipun hari ini terasa seperti kemenangan yang agak hampa bagi kami," kata Howe.

"Saya pikir saat unggul 2-0 kami mungkin sedikit mengendur. Kami tidak bermaksud melakukannya, tetapi itu semacam reaksi alami. Di babak kedua, pertandingan menjadi terbuka dari kedua sisi, yang bagi kami sangat disayangkan. Pertama, kami mengeluarkan terlalu banyak energi, dan itu berarti kami tidak memberikan tekanan pada gawang mereka."

Qarabag sempat memperkecil ketertinggalan melalui Camilo Duran yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Newcastle. Tim tamu kemudian mendapat penalti setelah Dan Burn dinilai melakukan handball di kotak terlarang. Aaron Ramsdale berhasil menepis eksekusi Marko Jankovic, tetapi Elvin Jafarguliyev mencetak gol dari bola muntah.

Di antara dua gol Qarabag, Newcastle sempat menambah keunggulan melalui sundulan Sven Botman memanfaatkan situasi sepak pojok.

Secara keseluruhan, Qarabag mencatat rekor kebobolan terburuk dalam satu musim Liga Champions dengan total 30 gol.

Newcastle kini menatap tantangan yang jauh lebih berat pada babak 16 besar bulan depan, dengan kemungkinan menghadapi Barcelona atau Chelsea. (Ndf)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya