Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Chelsea vs Burnley: Kartu Merah Fofana Buyarkan Kemenangan The Blues di Menit Berdarah

Thalatie K Yani
22/2/2026 03:58
Chelsea vs Burnley: Kartu Merah Fofana Buyarkan Kemenangan The Blues di Menit Berdarah
Chelsea harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Burnley 1-1. Unggul cepat lewat Joao Pedro, kemenangan The Blues sirna akibat kartu merah dan gol telat di masa injury time.(Chelsea)

CHELSEA harus membayar mahal kegagalan mereka memanfaatkan dominasi pertandingan setelah ditahan imbang 1-1 oleh Burnley di Stamford Bridge. Sempat unggul cepat dan menguasai laga hampir sepanjang 70 menit, petaka kartu merah Wesley Fofana menjadi titik balik yang membuyarkan kemenangan The Blues di masa injury time.

Manajer Liam Rosenior melakukan lima rotasi pada laga ini dengan mengembalikan pilar utama seperti Trevoh Chalobah, Malo Gusto, Cole Palmer, Enzo Fernandez, dan Joao Pedro ke dalam starting XI. Keputusan ini awalnya tampak sangat tepat.

Dominasi Total di Babak Pertama

Laga baru berjalan empat menit, publik Stamford Bridge langsung bersorak. Umpan terobosan brilian Moises Caicedo membelah pertahanan lawan dan menemui Pedro Neto di sisi kiri. Neto kemudian mengirimkan umpan silang rendah yang disambut oleh Joao Pedro. Meski sempat ditepis Martin Dubravka, momentum bola tetap membawa si kulit bulat masuk ke gawang. Chelsea unggul 1-0.

Sepanjang paruh pertama, Chelsea mencatatkan 77 persen penguasaan bola. Cole Palmer berkali-kali meneror pertahanan lawan, termasuk sebuah sepakan keras yang nyaris bersarang di pojok gawang jika tidak dihalau bek Burnley. Upaya lain dari Enzo Fernandez dan peluang emas Palmer setelah memanfaatkan kesalahan kontrol Kyle Walker juga masih bisa diredam oleh kesigapan Dubravka.

Kartu Merah yang Mengubah Segalanya

Memasuki babak kedua, skenario pertandingan tetap sama. Chelsea terus menekan melalui duet Palmer dan Joao Pedro. Namun, tembok pertahanan Burnley yang dipimpin Joe Worrall tampil sangat disiplin dengan melakukan blok-blok krusial.

Bencana bagi tuan rumah datang pada menit ke-72. Wesley Fofana menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah setelah melakukan pelanggaran yang dianggap tidak perlu. Bermain dengan 10 orang, Rosenior segera menarik keluar Cole Palmer, yang sempat mengeluhkan nyeri pada betisnya, untuk memasukkan bek Tosin Adarabioyo.

Petaka di Menit Berdarah

Keunggulan jumlah pemain membuat Burnley mulai berani keluar menyerang. Ancaman pertama datang dari sundulan Ashley Barnes memanfaatkan tendangan bebas James Ward-Prowse yang hanya menerpa bagian atas net gawang.

Namun, pertahanan Chelsea akhirnya runtuh pada menit ketiga masa injury time. Spesialis bola mati, James Ward-Prowse, kembali mengirimkan umpan lambung mematikan yang berhasil disambut sundulan Zian Flemming. Bola meluncur rendah ke arah kanan Robert Sanchez tanpa bisa diantisipasi, mengubah skor menjadi 1-1.

Burnley bahkan nyaris membalikkan keadaan sesaat kemudian melalui sundulan Jacob Bruun Larsen yang lagi-lagi meleset tipis. Chelsea mendapatkan kesempatan terakhir melalui tendangan first-time Liam Delap di penghujung laga, namun bola melambung di atas mistar. Hasil imbang ini menjadi kerugian besar bagi Chelsea yang sejatinya tampil sangat dominan sebelum insiden kartu merah tersebut. (Chelsea/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya