Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
GELANDANG Juventus, Teun Koopmeiners, tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya meski baru saja mencatatkan pencapaian individu gemilang. Pemain asal Belanda tersebut mencetak dua gol (brace) saat melawan Galatasaray di leg pertama play-off Liga Champions, Selasa malam. Namun, dua gol itu tak berarti apa-apa setelah Bianconeri takluk dengan skor telak 5-2.
Juventus sebenarnya mengawali laga dengan menjanjikan. Koopmeiners mencetak gol pertamanya musim ini sekaligus dua gol perdana di ajang Liga Champions sebelum jeda antarbabak, membawa Si Nyonya Tua unggul 2-1 di babak pertama.
Bagi Koopmeiners, keberhasilan mencetak gol tidak memberikan kepuasan karena hasil akhir yang memilukan. Ia merasa performa tim di babak kedua sangat jauh dari harapan.
"Saya rasa kami memainkan babak pertama yang bagus; kami mencetak dua gol hebat. Kami sempat berbicara di ruang ganti bahwa kami harus menjaga penguasaan bola lebih lama, tetapi jalannya babak kedua sangat tidak baik," ujar Koopmeiners kepada Sky Sport Italia.
Ia menambahkan, rasa bahagianya tertutup oleh kegagalan tim menjaga keunggulan. "Saya memulai dengan baik bersama pelatih ini, saya mencetak dua gol penting di babak pertama, tetapi saya tidak bisa bahagia. Karena tidak ada yang penting jika Anda melihat babak kedua."
Petaka Juventus di Istanbul diperparah dengan cederanya Gleison Bremer yang harus ditarik keluar di babak pertama karena masalah otot. Selain itu, Juan Cabal yang baru masuk di babak kedua justru menerima kartu merah hanya 20 menit setelah menginjakkan kaki di lapangan.
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Juventus yang telah kalah tiga kali dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi, dengan catatan kebobolan 13 gol yang sangat mengkhawatirkan.
Meski berada dalam posisi sulit, Koopmeiners mencoba tetap optimistis menyambut leg kedua di Turin pekan depan. Juventus setidaknya membutuhkan kemenangan dengan selisih tiga gol untuk menjaga asa lolos.
"Kami harus berkembang dan mencetak setidaknya tiga gol; itu mudah," kata gelandang tersebut dengan nada menantang. "Kami harus melihat video pertandingan dan menyadari bahwa ada pertandingan baru minggu depan. Kami mencetak dua gol kali ini, tetapi kami butuh setidaknya tiga gol di laga berikutnya."
Sebelum mencoba mendaki "gunung tinggi" di Liga Champions, Juventus harus terlebih dahulu memulihkan mental mereka saat menjamu Como dalam lanjutan Serie A pada Sabtu mendatang. (football-Italia/Z-2)
Laga Benfica vs Real Madrid sempat dihentikan 10 menit setelah Vinicius Junior melaporkan dugaan pelecehan rasis.
Borussia Dortmund sukses mengalahkan Atalanta 2-0 pada leg pertama play-off Liga Champions. Gol Serhou Guirassy dan Maximilian Beier jadi pembeda di Signal Iduna Park.
Sempat tertinggal dua gol dan kehilangan Ousmane Dembele, PSG bangkit berkat brace Desire Doue.
Kemenangan 5-2 Galatasaray atas Juventus memecahkan berbagai rekor bersejarah. Mulai dari rekor Noa Lang hingga dominasi absolut atas wakil Italia di Istanbul.
Real Madrid amankan kemenangan 1-0 atas Benfica lewat gol spektakuler Vinicius Jr. Laga diwarnai aksi rasisme, penghentian pertandingan, hingga pengusiran Jose Mourinho.
Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, bongkar rahasia kemenangan telak atas Juventus di Liga Champions. Simak instruksi ruang ganti yang ubah ketertinggalan jadi pesta gol.
Kemenangan 5-2 Galatasaray atas Juventus memecahkan berbagai rekor bersejarah. Mulai dari rekor Noa Lang hingga dominasi absolut atas wakil Italia di Istanbul.
Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, bongkar rahasia kemenangan telak atas Juventus di Liga Champions. Simak instruksi ruang ganti yang ubah ketertinggalan jadi pesta gol.
Bek Juventus Pierre Kalulu bicara blak-blakan usai kekalahan memilukan dari Galatasaray. Ia menuntut tim bangkit dan menanggapi permintaan maaf bintang Inter, Bastoni.
Galatasaray tampil perkasa saat melibas Juventus. Noa Lang cetak brace, sementara Sacha Boey dan Baris Alper Yilmaz puji taktik jitu pelatih Okan Buruk.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, meradang setelah kekalahan telak 2-5 dari Galatasaray di Liga Champions.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved