Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Nasib Jean-Philippe Mateta: Antara Cedera, Gagal ke AC Milan, dan Ambisi Piala Dunia

Basuki Eka Purnama
04/2/2026 11:01
Nasib Jean-Philippe Mateta: Antara Cedera, Gagal ke AC Milan, dan Ambisi Piala Dunia
Penyerang Crystal Palace Jean-Philippe Mateta.(AFP/GLYN KIRK)

JEAN-PHILIPPE Mateta kini berada di persimpangan jalan tersulit dalam kariernya. Harapannya untuk bergabung dengan AC Milan dalam sebuah transfer impian harus kandas di menit-menit terakhir bursa transfer Januari setelah dirinya gagal melewati tes medis.

Kegagalan ini mengungkap tabir di balik performa buruk sang penyerang Crystal Palace tersebut. 

Sejak awal Desember, Mateta tercatat baru menyumbangkan satu gol—sebuah statistik yang sangat kontras dengan ketajamannya di musim lalu. 

Manajer Palace, Oliver Glasner, akhirnya mengakui secara terbuka bahwa pemain berusia 28 tahun itu memang tengah bergelut dengan cedera lutut dalam beberapa pekan terakhir.

Titik Terang Kegagalan Medis

Meskipun Crystal Palace bersikap transparan dengan mengirimkan rekam medis lengkap ke Milan, klub raksasa Serie A tersebut tetap menarik diri dari kesepakatan senilai 30 juta pound sterling. 

Sumber di Italia menyebutkan bahwa kekhawatiran utama AC Milan terletak pada lutut kanan Mateta, yang pernah mengalami pecah meniskus saat membela Mainz pada 2019.

Tim medis AC Milan berkesimpulan bahwa masalah peradangan yang dialami Mateta saat ini tidak cukup ditangani dengan terapi atau pengaturan beban latihan saja. 

Mereka meyakini operasi adalah satu-satunya jalan keluar permanen, sebuah prosedur yang kabarnya enggan diambil Mateta demi menjaga menit bermainnya.

Dilema Operasi dan Panggilan Negara

Bagi Mateta, naik ke meja bedah adalah sebuah dilema besar. Di satu sisi, operasi akan menghilangkan rasa sakit kronis dan memberikan jaminan kebugaran bagi calon pembeli di masa depan. 

Di sisi lain, masa pemulihan pascaoperasi akan memakan waktu berbulan-bulan, yang berarti ia terancam kehilangan tempat di Timnas Prancis untuk Piala Dunia mendatang.

Mateta baru saja mencatatkan debut internasionalnya tahun lalu dan sukses mencetak dua gol dalam tiga laga untuk Les Bleus. Memilih operasi sekarang berarti menutup pintu bagi manajer Didier Deschamps untuk memantau perkembangannya di sisa musim ini.

Terhimpit Persaingan Internal

Situasi Mateta di Selhurst Park kian rumit dengan kedatangan Jorgen Strand Larsen. Pembelian rekor klub senilai 48 juta pound sterling tersebut menunjukkan bahwa Palace sudah menyiapkan rencana masa depan tanpa bergantung pada Mateta. 

Dengan kontrak yang akan berakhir pada 2027, Palace kemungkinan besar akan berupaya menjualnya pada bursa transfer musim panas mendatang demi menghindari risiko kehilangan sang pemain secara gratis.

Kini, Mateta harus memutuskan: tetap memaksakan bermain dalam kondisi cedera demi ambisi Piala Dunia yang belum pasti, atau memilih operasi untuk menyelamatkan karier jangka panjangnya, meski harus merelakan mimpinya di panggung internasional tahun ini. (bbc/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya