Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

Massimiliano Allegri Pilih Realistis, Kekalahan dari Lazio Jauhkan AC Milan dari Perburuan Scudetto

Khoerun Nadif Rahmat
16/3/2026 06:34
Massimiliano Allegri Pilih Realistis, Kekalahan dari Lazio Jauhkan AC Milan dari Perburuan Scudetto
Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri(AFP/Alberto PIZZOLI)

HARAPAN AC Milan untuk terus menempel ketat Inter Milan dalam persaingan gelar juara Serie A musim ini kembali menemui jalan buntu. Melawat ke Stadion Olimpico, Senin (16/3), Rossoneri harus pulang dengan tangan hampa setelah takluk 0-1 di tangan tuan rumah, Lazio.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuat asuhan Massimiliano Allegri. Pasalnya, AC Milan gagal memanfaatkan momentum untuk memangkas jarak poin, setelah Inter Milan hanya mampu bermain imbang sehari sebelumnya. 

Hasil minor di ibu kota membuat selisih poin Milan dengan rival sekotanya itu melebar menjadi delapan angka dengan sisa sembilan pertandingan musim ini.

Menanggapi situasi yang kian sulit dalam perebutan gelar, Massimiliano Allegri meminta semua pihak untuk menurunkan ekspektasi dan melihat posisi tim secara objektif. 

Ia menegaskan bahwa fokus utama Milan saat ini bukanlah mengejar Inter, melainkan mengamankan tiket ke kompetisi Eropa.

"Semua orang berbicara tentang Scudetto setelah Inter bermain imbang, tetapi Anda harus realistis," ujar Allegri sebagaimana dikutip dari AFP.

Ia menambahkan bahwa pencapaian tim sejauh ini sudah cukup positif, namun konsistensi di sisa musim akan menjadi penentu nasib klub di masa depan. 

"Kami melakukan hal-hal baik musim ini dan kami harus berkonsentrasi pada tujuan kami yaitu (lolos ke) Liga Champions, jika tidak kami berisiko merusak apa yang telah kami bangun," tegasnya.

Jalannya pertandingan sendiri berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Lazio, yang kembali mendapatkan dukungan penuh dari suporternya setelah sempat terjadi aksi protes terhadap pemilik klub Claudio Lotito, tampil lebih agresif. 

Gol tunggal kemenangan Biancocelesti baru tercipta pada pertengahan babak kedua melalui aksi Gustav Isaksen.

Lazio sebenarnya memiliki peluang emas lebih awal lewat Kenneth Taylor, namun bola masih membentur tiang gawang. 

Ketegangan sempat memuncak di pengujung laga ketika pelatih Lazio, Maurizio Sarri, diusir wasit akibat protes keras terkait durasi waktu tambahan.

Di pertandingan lainnya, persaingan zona Liga Champions semakin memanas setelah Como memetik kemenangan krusial 2-1 atas AS Roma. Tim asuhan Cesc Fabregas itu berhasil bangkit meski sempat tertinggal melalui penalti Donyell Malen. 

Dua gol balasan dari Tasos Douvikas dan Diego Carlos memastikan Como merangsek ke posisi keempat klasemen, menggeser Juventus dengan keunggulan satu poin.

Kekalahan AS Roma juga diwarnai kartu merah kontroversial untuk bek mereka, Wesley. Pelatih Gian Piero Gasperini melayangkan kritik tajam atas keputusan wasit tersebut, yang dinilainya terlalu mudah memberikan kartu kuning kedua bagi sang pemain. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya