Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
COMO memberikan kejutan besar dipekan ke-21 Serie A 2025/2026 dengan melibas tuan rumah Lazio tiga gol tanpa balas di Stadio Olimpico, Selasa (20/1) dini hari WIB. Kemenangan ini menegaskan dominasi taktik Cesc Fabregas atas mentornya, Maurizio Sarri, sekaligus membawa tim milik pengusaha Indonesia tersebut merangsek ke papan atas klasemen.
Pertandingan baru berjalan dua menit ketika Martin Baturina mengejutkan publik Olimpico. Memanfaatkan umpan tarik matang dari Alex Valle, Baturina melepaskan tembakan akurat yang gagal dihalau Ivan Provedel. Gol cepat ini merusak skema permainan Lazio yang sejak awal mencoba mendominasi penguasaan bola.
Lazio sempat mencoba bangkit melalui aksi Mattia Zaccagni dan Kenneth Taylor, namun rapatnya pertahanan Como yang dikomandoi Diego Carlos membuat serangan tuan rumah selalu kandas sebelum masuk ke kotak penalti.
Como menggandakan keunggulan mereka di menit ke-24 melalui Nico Paz yang memaksimalkan assist dari Maxence Caqueret.
Paz berpeluang menambah keunggulan Como di menit 35 namun upayanya dari titik penalti digagalkan penjaga gawang Lazio Ivan Provedel.
Memasuki babak kedua, Nico Paz menunjukkan kelasnya sebagai salah satu talenta muda paling bersinar di Serie A musim ini. Ia mencetak gol keduanya bagi Como setelah melakukan kerja sama satu-dua yang apik dengan Baturina di menit 49.
Kekalahan ini membuat Lazio tertahan di peringkat ke-9 klasemen sementara dengan 28 poin. Sebaliknya, Como kini naik ke posisi ke-6 dengan koleksi 37 poin, menjaga asa mereka untuk bersaing di zona kompetisi Eropa musim depan.
Pascalaga, Cesc Fabregas memuji kedisiplinan para pemainnya dalam menjalankan instruksi taktik melawan tim sekelas Lazio.
"Bagi kami, ini adalah pertandingan hebat lainnya. Itulah keindahannya. Di bawah Sarri, mereka memiliki identitas yang sangat jelas, tetapi kami berhasil mengeksploitasi celah yang ada," ujar Fabregas kepada media lokal.
| Statistik | Lazio | Como |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 0 | 3 |
| Penguasaan Bola | 48% | 52% |
| Total Tembakan | 9 | 14 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 2 | 7 |
| Penyelamatan Kiper | 4 | 2 |
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Meski Jay Idzes tampil solid saat tampil sebagai starter, Sassuolo harus pulang dengan tangan hampa dari Stadion Olimpico usai kalah 2-1 dari Lazio di laga Serie A.
Preview mendalam laga Lazio vs Sassuolo di Serie A 2026. Analisis performa, prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci di Stadio Olimpico.
Pelatih Lazio Maurizio Sarri menyayangkan absennya ribuan pendukung saat timnya ditahan imbang Atalanta 2-2 di semifinal Coppa Italia.
Pelatih Atalanta, Raffaele Palladino, puji semangat juang timnya yang dua kali bangkit dari ketertinggalan melawan Lazio di semifinal Coppa Italia.
Lazio dan Atalanta bermain imbang 2-2 di leg pertama semifinal Coppa Italia. Dele-Bashiru dan Boulaye Dia cetak gol, namun La Dea selalu punya jawaban.
Lazio menghadapi Atalanta pada leg pertama semifinal Coppa Italia 2025/2026. Simak preview laga, prediksi susunan pemain, dan statistik jelang duel di Olimpico.
Prediksi Cagliari vs Como di Serie A 2026. Cek kondisi skuad asuhan Cesc Fabregas, berita cedera Cagliari, dan statistik kunci di Unipol Domus.
Simak preview Cagliari vs Como di Serie A 2026. Analisis performa, statistik kunci, prediksi skor, dan lineup di Stadion Unipol Domus.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, menyebut timnya layak menang atas Inter Milan di semifinal Coppa Italia. Ia puji performa pemainnya yang buat Inter tertekan.
Matteo Darmian ungkap alasan Inter Milan bermain hati-hati saat ditahan imbang Como. Fokus kini beralih ke Derby della Madonnina akhir pekan ini.
Simak preview lengkap laga Como vs Lecce di Serie A 2026. Prediksi skor, susunan pemain, dan statistik head-to-head kedua tim di sini.
Como ukir sejarah dengan mengalahkan Juventus di Turin untuk pertama kalinya sejak 1951. Cesc Fabregas sebut taktiknya terinspirasi dari Arsene Wenger.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved