Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Menanti Kebangkitan 4 Kesebelasan Asal Jateng yang Masih Terseok-seok di Zona Merah

Akhmad Safuan
06/1/2026 10:23
Menanti Kebangkitan 4 Kesebelasan Asal Jateng yang Masih Terseok-seok di Zona Merah
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PERSAINGAN ketat Liga Superleague masih berlangsung dan dua tim asal Jawa Tengah yakni Persijap Jepara berjuluk Laskar Kalinyamat dan Persis Solo berjuluk Laskar Sambernyawa hingga kini masih terseok-seok di zona degradasi, berjuang untuk dapat bangkit dan keluar dari dasar klasmen sementara Liga.

Di sisa pertandingan Liga Superleague 2025/2026, kedua tim belum menunjukkan performanya, baik saat bertanding di kandang maupun tandang, sehingga posisinya berada di zona merah ini cukup rawan untuk turun tahta ke liga 2, jika tidak segera bangkit dan menunjukkan performa positif.

Laskar Kalinyamat saat ini berada di urutan 17 klasmen sementara Liga Superleague baru mengantongi 9 poin dari 16 pertandingan yang dilakoni dengan 2 kali menang, 3 kali seri dan 11 kali kalah, sedangkan Laskar Sambernyawa berada di urutan 18 memiliki 7 poin dari 16 pertandingan dijalani dengan 1 kali menang, 4 kali seri dan 11 kali  kalah.

Di tengah ketatnya kompetisi masih terbuka peluang untuk keluar dari zona degradasi, Persijap Jepara mulai memperbaiki diri untuk keluar dari zona merah, selain mendatang pelatih baru yakni Divaldo Alves, juga mulai berburu pemain baru yang bakal memperkuat tim menghadapi sisa laga di kompetisi ini.

Bersamaan dibuka musim tranfer pemain, setidaknya dua pemain asing telah siap bergabung dengan Laskar Kalinyamat yakni Aly Ndom, gelandang kelahiran Prancis dan Borja Herrera, gelandang serang  asal Spanyol. "Saya optimistis Persijap Jepara akan keluar dari zona degradasi musim ini," kata Pelatih Kepala Divaldo Alves.

Menghadapi sisa pertandingan ini, lanjut Divaldo Alves, persiapan matang telah dilakukan dari teknis, performa maupun mental pemain, kedatangan pemain baru yang bakal memperkuat barisan Laskar Kalinyamat akan menambah semangat tim untuk bermain secara spartan pada pertandingan berikutnya.

Sesuai jadwal pertandingan, Persijap Jepara dalam lanjutan kompetisi Liga Superleague akan melakukan 4 partai kandang yakni menghadapi Dewa United Senin (12/1), PSM Makassar Sabtu (24/1), Madura United Sabtu (7/2), Persebaya Surabaya Sabtu (21/2) dan dua partai tandang menghadapi Arema FC Senin (2/2) dan Malut United Jumat (13/2).

Sedangkan Persis Solo yang saat ini berisi juru kunci, sesuai jadwal pada 6 laga berikutnya yakni 4 kali kandang menghadapi Borneo FC Jumat (23/1), Persib Bandung Sabtu (31/1), Madura United Jumat (13/2) dan PSBS Biak Sabtu (21/2) serta 2 kali partai tandang yakni Semen Padang Minggu (11/1) dan PSIM Yogyakarta Jumat (6/2).

Menghadapi kompetisi yang cukup ketat, seperti juga tim kesebelasan lainnya Laskar Sambernyawa juga mulai melirik pemain anyar di jendela bursa transfer pemain ini, hal itu dikuatkan sinyal diberikan Pelatih Kepala Milomir Seslija yang  akan mendatangkan pemain lokal baru untuk menghadapi sisa pertandingan musim ini.

Meskipun belum dipastikan pemain yang saat ini dibidik, namun muncul rumor bergabungnya Febri Hariyadi (Persib Bandung) dan Alfriyanto Nico (Persija Jakarta) ke Persis Solo pada tengah musim Super League 2025/2026.

Liga Championship 

PSIS Semarang dan Persiku Kudus dalam kompetisi liga Championship 2025/2026  hingga saat ini masih sama-sama berada di zona merah group B (timur) mengantongi 8 poin dari 14 pertandingan yang dijalani yakni 2 kali menang, 2 kali seri dan 10 kali kalah cukup rawan untuk tergelincir ke kasta 3.

Menyisakan empat pertandingan lagi di Liga Championship, tim Laskar Mahesa Jenar dan tim Macan Muria berada di zona rawan dan harus mampu menyapu bersih seluruh pertandingan untuk dapat bertahan pada kompetisi mendatang, lalu siapa yang bakal tergusur dari liga ini masih menjadi misteri dalam sepakbola.

Membaca peluang PSIS Semarang memang lebih baik dibandingkan Persiku Kudus, dari 4 pertandingan tersisa di bulan Januari ini 3 pertandingan diantaranya bermain di kandang yakni setelah partai tandang menghadapi PSS Sleman Sabtu (10/1) akan menjamu Deltras Sidoarjo Sabtu (17/1), Persela Lamongan Sabtu (24/1) dan Kendal Tornado FC Jumat (30/1).

Sedangkan Persiku Kudus yang kini bertengger di urutan 8 klasmen sementara Liga Championship, juga menyisakan 4  pertandingan dengan 2 kali bermain kandang menghadapi Persiba Balikpapan Minggu (18/1) dan Persipura Jayapura Jumat (30/1) serta 2 kali tandang menghadapi Persipal Palu Senin (12/1) dan Kendal Tornado FC Minggu (25/1).

Dua tim sama-sama berasal dari Jawa Tengah menghadapi kondisi hidup dan mati di Liga Championship, di sisa pertandingan keduanya berharap dapat lolos dari jurang degradasi yakni harus mampu menyapu bersih pertandingan tersisa, karena tim diatasnya Persiba Balikpapan memiliki 11 poin dan di urutan 6 diduduki Deltras Sidoarjo saat ini sudah mengantongi 21 poin.

Upaya lolos dari lubang jarum degradasi ini, bersamaan dengan dibukanya bursa transfer pemain, PSIS Semarang yang kini memiliki manajemen baru di bawah CEO Datu Nova Fatmawati terus melakukan perburuan pemain baik lokal maupun asing untuk dapat mengangkat performa.

Setidaknya 11 pemain baru sudah bergabung dengan Laskar Mahesa Jenar di akhir musim kompetisi Liga Championship ini yakni Denilson Rodrigues (Brasil), Aldair Simanca (Pinjaman Borneo FC), Rafinha (Pinjaman PSIM), Naturalisasi Beto Goncalves, Esteban Vizcarra, Otavio Dutra, Tegar Infantrie (Pinjaman dari Persita),Gustur Cahyo, Wawan Febrianto, Ocvian Chanigio dan.Fahmi Al-Ayyubi dan terakhir bergabung kiper Mario Londok juga merapat.

"Keputusan manajemen merekrut Mario Londok merupakan langkah untuk menambah kekuatan di sektor pertahanan, karena kiper berusia 28 tahun itu dipandang punya kemampuan yang mumpuni," kata Asisten Manajer PSIS Semarang Reza Andhika.

Sementara itu Persiku Kudus juga tidak rela turun tahta dari Liga Championship mengambil langkah setelah sebelumnya mencopot 6 pemainnya dengan 2 diantaranya pemain asing, saat ini melakukan pemburuan terhadap pemain anyar yang diharapkan dapat meningkatkan performa di sisa pertandingan yang akan dijalani.

Sudah 2 pemain asing yang terlihat mengikuti seleksi dan berpotensi bergabung dengan Macan Muria ini, yaitu Caique Souza dan Jaimerson. "Keduanya masih melakukan cek fisik dan kesehatan, jika tidak lolos masih ada waktu untuk berburu pemain lainnya di musim bursa transfer ini," ujar Direktur Utama PT Relasi Sport Muria Indonesia Abdul Fuad Amirul Adha. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya