Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Fenerbahce melakukan aksi walk-off alias meninggalkan lapangan dalam laga final Turki Super Cup kontra Galatasaray, Minggu (7/4). Aksi itu dilakukan karena ketidakpuasan mereka terhadap pengelola turnamen yang dianggap mengambil keputusan yang tidak adil.
Fenerbahce yang turun dengan tim U-19 meninggalkan lapangan setelah penyerang Galatasaray Mauro Icardi mencetak gol. Saat itu, laga baru berjalan satu menit.
Petinggi Fenerbahce, Erol Bilecik, menjelaskan ada banyak alasan di balik tindakan tersebut. Pertama, jadwal pertandingan yang dianggap merugikan Fenerbahce. Final tersebut digelar hanya tiga hari sebelum laga perempat final Europa Conference League kontra Olympiakos.
Baca juga : Kerusuhan Terjadi Setelah Pertandingan Trabzonspor vs Fenerbahce di Liga Turki
Tidak hanya itu, akis walk-off juga dipicu ketidakpuasan atas berbagai persoalan yang menimpa klub. Sebagaimana diketahui, Fenerbahce dalam 10 hari terakhir menjalani berbagai masalah pelik, salah satunya diserang oleh fans Trabzonspor akhir pekan kemarin. Mereka juga merasa banyak dizalimi, sehingga menimbulkan kekacauan yang juga melibatkan Mitchy Batshuayi. Namun, Federasi Sepak Bola Turki cenderung diam saja.
"Pemberontakan kami hari ini, pendirian kami di Piala Super Turki, bukan hanya soal tanggal pertandingan atau apa yang terjadi di pertandingan tandang terakhir, melainkan karena ketidakadilan yang kami alami, konspirasi yang dilakukan oleh organisasi teroris, upaya pembunuhan terhadap tim sepak bola kami setelah pertandingan tandang di Rize," Ali Koc dalam rilis Fenerbahce beberapa jam setelah laga berakhir," tutur Presiden Fenerbahce, Yildirim Ali Koc, dalam keterangan resmi.
Sebelumnya, klub sudah meminta kepada fans untuk tidak mendatangi laga final. Bahkan, ia menegaskan dalam dua musim ke depan, Fenerbahce tidak akan ikut Piala Turki. (AFP/Z-11)
Juventus tersingkir dari Liga Champions meski menang 3-2 atas Galatasaray. Simak ungkapan emosional Manuel Locatelli yang mengaku ingin menangis usai laga.
Bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua, Juventus dipaksa menyerah dengan agregat total 5-7 dari Galatasaray setelah laga berlanjut hingga babak tambahan.
Juventus hadapi misi mustahil lawan Galatasaray di leg kedua playoff Liga Champions 2026. Bisakah Spalletti membalikkan keadaan setelah kalah telak 2-5?
Pelatih Galatasaray Okan Buruk menyebut kemenangan telak atas Juventus pada leg pertama playoff 16 besar Liga Champions sebagai momen bersejarah bagi timnya.
Kemenangan 5-2 Galatasaray atas Juventus memecahkan berbagai rekor bersejarah. Mulai dari rekor Noa Lang hingga dominasi absolut atas wakil Italia di Istanbul.
Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, bongkar rahasia kemenangan telak atas Juventus di Liga Champions. Simak instruksi ruang ganti yang ubah ketertinggalan jadi pesta gol.
Kementerian Pertahanan Turki, yang baru-baru ini menyatakan bahwa pertahanan NATO telah mencegat rudal balistik yang diluncurkan dari Iran.
AMERIKA Serikat dan Israel menyerang Iran, negara di Timur Tengah. Turki yang berbatasan langsung dengan timur tengah mendorong diplomasi, WNI diminta waspada
Erdogan dan Mohammed bin Salman membahas krisis regional melalui telepon, menekankan pentingnya dialog dan diplomasi demi keamanan global.
Spesial tahun ini, hidangan-hidangan Turki dapat dinikmati di Jakarta, tepatnya di DoubleTree by Hilton Jakarta – Diponegoro melalui program “Taste of Turkiye”.
Juventus menghadapi Galatasaray di leg pertama playoff 16 besar Liga Champions 2025/2026. Spalletti dan McKennie siap tunjukkan performa terbaik.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved