Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT sepak bola nasional sekaligus pendiri Football Institute Budi Setiawan mendukung Ketua Umum PSSI Erick Thohir agar merealisasikan idenya membentuk yayasan PSSI.
Menurut Budi, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (31/5), pembentukan yayasan itu memang harus dilakukan Erick untuk menunjukkan bahwa PSSI peduli terhadap nasib mantan atlet, pelatih, dan wasit yang berjasa bagi dunia sepak bola Tanah Air.
Baca juga: Sukses Datangkan Timnas Argentina, Erick Thohir Bikin Indonesia Makin Dipercaya Dunia
"Ide Ketua Umum PSSI Erick Thohir membuat yayasan PSSI untuk ngopeni (merawat) atlet, pelatih, dan wasit sepak bola sangat bagus. Ini merupakan langkah awal yang harus dilakukan Erick untuk menunjukkan bahwa PSSI tidak tutup mata terhadap nasib mantan atlet, pelatih, dan wasit yang berjasa terhadap sepak bola Indonesia," kata dia
Ia juga menilai, di bawah kepemimpinan Erick, PSSI bertransformasi menjadi lembaga yang profesional, bahkan dapat menghasilkan keuntungan bagi negara.
"Di bawah kepemimpinan Erick Thohir, PSSI tengah bertransformasi menjadi lembaga yang profesional. PSSI tidak lagi menjadi lembaga yang membebani negara, namun dapat menghasilkan keuntungan," ujar dia.
Meskipun begitu, Budi mengingatkan sebelum membentuk yayasan PSSI, Erick perlu memberikan pemahaman kepada atlet muda ataupun atlet yang saat ini berada di puncak prestasi bahwa berprofesi sebagai atlet memiliki durasi waktu yang pendek.
Baca juga: PSSI Ingin Tingkatkan Pemasukan untuk Bangun Sepak Bola
PSSI, tambah dia, juga belum memiliki program post-atlet seperti di Jepang.
Menurut Budi, nasib yang dialami Kurnia Meiga merupakan contoh nyata dampak dari ketiadaan program post-atlet dan yayasan PSSI.
"Kita tak ingin kejadian Kurnia Meiga terulang. Langkah yang dilakukan Erick membantu Kurnia Meiga memang langkah kemanusiaan yang patut diapresiasi. Namun, bantuan yang diberikan Erick seharusnya dapat dilalukan melalui kelembagaan yang jelas, seperti yayasan PSSI," ujarnya.
Berikutnya, Budi juga mengimbau agar PSSI mulai memikirkan mengenai program dana abadi bagi mantan atlet, pelatih, dan wasit sepak bola Tanah Air.
Sebelumnya, gagasan Erick untuk membentuk Yayasan PSSI dia sampaikan dalam Kongres Biasa PSSI, di Jakarta, Minggu (28/5).
"Kita juga akan membentuk sebuah yayasan, di mana yayasan ini akan membantu individu-individu sepak bola, pahlawan-pahlawan seperti Kurnia Meiga, ataupun yang lain."
"Ini kami harapkan dapat menjadi sebuah terobosan, dan bahwa kami peduli terhadap pahlawan-pahlawan yang sudah berkorban untuk sepak bola kita," kata Erick. (Ant/S-2)
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, mengharapkan dukungan dari seluruh elemen sepak bola nasional usai PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia.
Jakarta, Herdman menyampaikan pandangannya. Ia melihat tekanan menjadi pelatih timnas Indonesia bukan sebagai masalah besar, melainkan sebagai sebuah keistimewaan.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
PEMERINTAH memberikan bonus tertinggi sepanjang sejarah SEA Games kepada atlet peraih emas pada SEA Games 2025 Thailand, yakni Rp1 miliar per atlet.
TNIĀ akan terus mendukung prajurit yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.
Dengan adanya dana pensiun, para pejuang olahraga diharapkan memiliki jaminan finansial yang lebih stabil saat memasuki masa purnatugas.
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus bagi atlet berprestasi SEA Games ke-33 Thailand. Ia berpesan dana tersebut dijadikan tabungan, bukan sekadar upah.
Keberangkatan tim pada Selasa (6/1) itu mengusung misi krusial, yakni mengamankan tiket menuju Asian Games 2026 Nagoya, Jepang.
Laga pamungkas akan digelar Thailand National Sports University, Nong Mai Daeng, Chonburi, Thailand, Jumat petang (19/12) waktu setempat.
Atlet pencak silat Indonesia berhasil memenuhi target empat medali emas pada ajang SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved