Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga meminta publik menunggu kepastian terkait kabar dua pemain naturalisasi baru untuk Timnas Indonesia, karena prosesnya masih menyesuaikan jadwal persidangan DPR.
Kabar mengenai potensi tambahan dua pemain naturalisasi baru untuk memperkuat Timnas Indonesia mulai mencuat dalam beberapa hari terakhir. Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga tidak membantah isu tersebut, namun menegaskan publik perlu menunggu perkembangan lebih lanjut.
Menurut Arya, proses naturalisasi pemain tidak lepas dari mekanisme yang melibatkan DPR. Karena itu, PSSI masih menunggu kepastian mengenai jadwal persidangan sebelum melangkah lebih jauh.
"Kita tunggu saja. Sekarang waktunya juga mepet. Kemudian juga saya belum lihat juga jadwal DPR buka sidangnya kapan," kata Arya saat menghadiri acara buka bersama dan bermain sepak bola dengan PSSI Pers di Lapangan C Senayan, Jakarta, Jumat (6/3).
Ia menjelaskan bahwa setiap proses yang berkaitan dengan persetujuan DPR harus mengikuti jadwal masa sidang yang berlaku. PSSI akan menyesuaikan langkah berikutnya dengan agenda tersebut.
"Selalu DPR itu ada pembukaan dan penutupan sidang. Nanti kita akan sesuaikan dengan situasinya nanti," lanjut Arya.
Isu kedatangan dua pemain naturalisasi itu muncul setelah pelatih Timnas Indonesia John Herdman disebut ingin menambah kekuatan dari pemain yang berkarier di Eropa. Spekulasi tersebut menguat usai Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir bertemu Menteri Hukum Andi Agtas beberapa hari lalu.
Sebelumnya, Herdman juga diketahui sempat melakukan perjalanan ke Eropa untuk memantau sejumlah pemain yang memiliki garis keturunan Indonesia. Arya mengakui bahwa pemain yang diincar pelatih kemungkinan berasal dari hasil pemantauan tersebut.
"Iya pasti dari sana (pantauan John Herdman)," ujar Arya.
Meski demikian, ia enggan membeberkan identitas dua pemain yang dimaksud, termasuk asal negara maupun kompetisi tempat mereka bermain. Arya hanya memastikan bahwa pemain yang dibidik memiliki kualitas yang dibutuhkan tim.
"Belum tahu saya. Pasti dia cari yang bagus. Pokoknya nanti cari yang bagus saja," pungkasnya. (Ndf/P-3)
Data 2020-2025 menunjukkan sebagian besar permohonan WNA dan anak hasil perkawinan campuran ditolak, menegaskan nilai tinggi status WNI.
FIFA menemukan adanya dugaan penggunaan dokumen palsuĀ untuk meloloskan para pemain naturalisasi agar bisa memperkuat Timnas Malaysia dalam laga kualifikasi Piala Asia melawan Vietnam.
BABAK kelima penyisihan Piala Dunia 2026 Grup Asia Kamis lalu bergulir.
Timnas Malaysia saat ini berada di puncak klasemen Grup F Kualifikasi Piala Asia dengan 12 poin dari empat pertandingan.
FAM menyatakan kekecewaannya dan menegaskan akan mempertimbangkan langkah hukum lebih lanjut.
Indonesia akan menjadi salah satu tuan rumah turnamen mini FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27-30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meyakini Jakarta International Stadium (JIS) menjadi simbol masa depan Jakarta.
Nama kiper Timnas Indonesia yang kini membela Cremonese, Emil Audero, mencuat sebagai salah satu kandidat kuat yang masuk dalam radar perburuan Juventus.
Denda tersebut dijatuhkan AFC karena PSSI dinilai lalai dalam memenuhi ketentuan regulasi pertandingan internasional yang telah ditetapkan oleh konfederasi.
Cek jadwal lengkap FIFA Series 2026 di Jakarta! Timnas Indonesia tantang Saint Kitts dan Nevis di SUGBK. Simak persiapan skuad John Herdman di sini
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved