Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait kasus pemalsuan dokumen pemain naturalisasi kandas di tangan FIFA. Badan sepak bola dunia itu resmi menolak banding yang diajukan FAM. Federasi sepak bola Malaysia itu kini mempertimbangkan gugatan ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
FAM sebelumnya dijatuhi hukuman denda sebesar 350.000 franc Swiss (sekitar Rp1,8 miliar) atas pemalsuan dokumen naturalisasi tujuh pemain. Mereka ialah Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Para pemain tersebut juga dikenai denda 2.000 franc Swiss dan dilarang terlibat dalam segala aktivitas sepak bola selama satu tahun penuh. FAM mengajukan banding ke FIFA namun tidak dikabulkan.
“Setelah menelaah seluruh dokumen dan menggelar sidang, Komite Banding FIFA memutuskan untuk menolak permohonan banding serta mengonfirmasi seluruh sanksi yang telah dijatuhkan terhadap FAM dan tujuh pemain bersangkutan,” demikian pernyataan resmi komite yang dipimpin Nick Eggleston, Senin (3/11).
Dalam keputusan itu, FIFA memberi waktu 10 hari bagi FAM dan para pemain untuk meminta salinan lengkap keputusan dengan alasan pertimbangan, serta 21 hari untuk mengajukan banding lanjutan ke CAS.
Menanggapi keputusan FIFA tersebut, FAM menyatakan kekecewaannya dan menegaskan akan mempertimbangkan langkah hukum lebih lanjut. Yusoff menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam.
“Ini adalah pertama kalinya FAM menghadapi situasi seperti ini, dan baik tim hukum maupun manajemen kami sangat terkejut dengan hasilnya,” kata Pelaksana Tugas Presiden FAM, Datuk Yusoff Mahadi, dikutip The Star.
“FAM tetap teguh dalam membela hak para pemain kami serta menjaga kepentingan sepak bola Malaysia di level internasional,” ucapnya.
FAM menyatakan akan segera menulis surat resmi kepada FIFA untuk meminta penjelasan tertulis atas dasar keputusan tersebut sebelum menentukan langkah berikutnya, termasuk kemungkinan menggugat ke CAS. (I-3)
Tim nasional futsal putri Indonesia bermain imbang 4-4 melawan Malaysia di Grup A Kejuaraan Futsal Putri ASEAN 2026 di Thailand. Hasil ini membuat peluang Indonesia ke semifinal semakin berat.
Umat Islam di Malaysia akan memulai ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis (19/2).
Simak kronologi SEAblings vs Knetz yang memicu seruan boikot drakor. Ketahui alasan di balik solidaritas netizen Asia Tenggara melawan rasisme digital.
KOLABORASI lintas negara dalam hal peningkatan layanan kesehatan dinilai sebagai hal yang penting untuk mendukung ekosistem kesehatan global.
Ernest Zacharevic menggugat AirAsia dan Capital A ke Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur. Maskapai tersebut diduga menggunakan karya muralnya tanpa izin untuk branding pesawat.
Panduan lengkap cara nonton Olimpiade Musim Dingin 2026 Milano Cortina di Indonesia. Link streaming resmi, jadwal TVRI Sport, dan tips nonton gratis.
Data 2020-2025 menunjukkan sebagian besar permohonan WNA dan anak hasil perkawinan campuran ditolak, menegaskan nilai tinggi status WNI.
FIFA menemukan adanya dugaan penggunaan dokumen palsu untuk meloloskan para pemain naturalisasi agar bisa memperkuat Timnas Malaysia dalam laga kualifikasi Piala Asia melawan Vietnam.
BABAK kelima penyisihan Piala Dunia 2026 Grup Asia Kamis lalu bergulir.
Timnas Malaysia saat ini berada di puncak klasemen Grup F Kualifikasi Piala Asia dengan 12 poin dari empat pertandingan.
Komite Banding FIFA kemudian memutuskan untuk menolak seluruh banding FAM dan menjatuhkan sanksi penuh yang sebelumnya diberikan oleh Komite Disiplin FIFA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved