Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

1.600 Jemaah Umrah asal Malaysia tak Keluar dari Arab Saudi

Cahya Mulyana
03/3/2026 20:54
1.600 Jemaah Umrah asal Malaysia tak Keluar dari Arab Saudi
Sejumlah calon penumpang terdampar di bandara.(AFP)

SEKITAR 1.600 jamaah umrah Malaysia terjebak di Arab Saudi menyusul pembatalan dan gangguan penerbangan yang dialami beberapa maskapai penerbangan, karena konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, demikian otoritas Malaysia.

Konsul Jenderal Malaysia di Jeddah, Tengku Mohd Dzaraif Raja Abdul Kadir, seperti dilaporkan BERNAMA mengatakan bahwa konsulat telah menjangkau sebagian besar jamaah haji yang terdampak, yang saat ini berada di Jeddah, Mekkah, dan Madinah.

"Alhamdulillah, mereka dalam kondisi baik, dan situasi di Arab Saudi, khususnya di Mekkah, Madinah, dan Jeddah, juga sangat baik tanpa insiden yang tidak diinginkan," kata Tengku Mohd Dzaraif.

Tengku Mohd Dzaraif mengatakan sebagian besar jamaah haji yang terlantar dijadwalkan pulang menggunakan penerbangan Malaysia Airlines, serta maskapai lain termasuk Qatar Airways, Emirates, dan Etihad.

Menurutnya, masih ada penerbangan langsung dari Jeddah ke Kuala Lumpur melalui Saudia Airlines, di samping layanan AirAsia yang terbatas.

"Banyak jamaah haji yang berinisiatif sendiri, atau melalui agen perjalanan mereka, untuk mengganti penerbangan mereka ke Saudia Airlines, dan beberapa kelompok telah berhasil kembali ke Malaysia.

"Malaysia Airlines juga dengan murah hati menyediakan akomodasi bagi para jamaah haji yang dijadwalkan kembali menggunakan penerbangan maskapai tersebut," katanya.

Dia mengatakan Konsulat Jenderal Malaysia di Jeddah telah membuka ruang operasi 24 jam untuk memantau situasi dan menyalurkan bantuan kepada warga Malaysia yang terdampak.

Sementara itu di Indonesia, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan sebanyak 6.047 anggota jamaah umrah telah kembali ke Tanah Air dengan aman, menyusul kondisi keamanan yang memanas di kawasan Timur Tengah.

“Sejak 28 Februari hingga 1 Maret 2026 sebanyak 6.047 orang jamaah telah kembali ke Tanah Air dengan aman. Pemerintah terus mengawal proses ini agar seluruh jamaah dapat pulang secara bertahap dan tertib,” ujar Juru Bicara Kemenhaj RI Ichsan Marsha.

Adapun calon jamaah umrah Indonesia yang direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji pada 18 April 2026 berjumlah 43.363 orang yang berasal dari 439 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Berdasarkan laporan melalui Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh) pada Minggu (1/3) tercatat sekitar 58.873 orang peserta umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi. (Ant/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya