Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Menpora Erick Thohir Apresiasi Pembinaan Golf CGF

Dhika Kusuma Winata
14/3/2026 07:22
Menpora Erick Thohir Apresiasi Pembinaan Golf CGF
Seremoni Ciputra Golfpreneur Awards 2026(CGF)

Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) menggelar ajang apresiasi Ciputra Golfpreneur Awards 2026 di Jakarta, Kamis (12/3). Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memberi komplimen atas peran CGF dalam pembinaan golf Indonesia. Erick mengapresiasi sektor swasta yang sudah mendukung pengembangan golf secara berkesinambungan sejak junior hingga level profesional hingga membuka akses beasiswa luar negeri.

"Saya apresiasi untuk semua private sector yang mau sama-sama mengembangkan industri olahraga, sport tourism. Karena di sini kita membangun bangsa ini secara bersama. Tidak hanya pemerintah saja, tetapi kerjasama pemerintah, private sector, dan tentu masyarakat yang punya spending power menjadi satu kekuatan," ucap Erick.

"Kita tahu Ciputra Foundation ini tidak hanya mempersiapkan talenta-talenta untuk berlatih tetapi ada akses beasiswa. Banyak sekali atlet Ciputra Golfpreneur yang mendapat beasiswa universitas di luar negeri," kata Erick.

Saat ini ada delapan pegolf profesional yang bernaung di CGF yaitu Naraajie Emerald Ramadanputra, Kevin Caesario Akbar, Alfred Raja Sitohang, Fadhli Rahman Soetarso, Joshua Andrew Wirawan, Gabriel Hansel, serta dua pegolf putri Patricia Walanda Sinolungan dan Inez Beatrice Wanamarta. Kemudian ada 23 pegolf junior dan amatir.

Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pengawas CGF, Budiarsa Sastrawinata bersyukur karena selama ini banyak pihak yang selalu mendukung, terutama dalam penyelenggaraan Ciputra Golfpreneur Junior World Championship dan Ciputra Golfpreneur Tour. CGF yakin dukungan serta kolaborasi yang terjalin karena memiliki tujuan yang sama untuk mendorong perkembangan prestasi olahraga golf di dalam negeri, regional, dan dunia.

"Penyerahan award ini merupakan salah satu cara kami untuk memberikan apresiasi kepada mereka yang telah bergabung dalam perjalanan ini bersama-sama dengan CGF, sebagai individu maupun perusahaan. Award ini tidak hanya diberikan kepada mereka yang menjadi sponsor tahun lalu, tapi juga yang telah memberikan kontribusi sejak awal dua turnamen ini diselenggarakan,” kata Budiarsa.

Ada tiga jenis kategori award yang diberikan kepada perusahaan yaitu gold, silver, dan bronze. CGF juga memberikan penghargaan kategori individu kepada para tokoh dinilai banyak berjasa untuk yayasan.

Ada dua turnamen andalan yang menjadi ladang pembinaan CGF. Salah satunya Ciputra Golfpreneur Junior World Championship (CGJWC) yang merupakan turnamen junior paling bergengsi di Indonesia. Turnamen itu pertama kali diselenggarakan pada 1993 berkat inisiasi almarhum DR (HC) Ir Ciputra. Kompetisi yang semula hanya di tingkat nasional kemudian berkembang ke skala Asia Tenggara, Asia Pasifik, dan akhirnya meningkat menjadi tingkat dunia sejak 2007.

Adapun Ciputra Golfpreneur Tournament (CGT) merupakan kompetisi profesional yang masuk dalam rangkaian Asian Development Tour (ADT) yang mulai bergulir sejak 2014. Para atlet di bawah naungan CGF mendapatkan fasilitas latihan di Damai Indah Golf (PIK dan BSD Course) dan Ciputra Golf (Surabaya), serta dukungan biaya keikutsertaan di turnamen-turnamen untuk pemain profesional.

CGF berharap semakin banyak pihak yang ikut mendukung perkembangan golf sehingga kelak ada pegolf Indonesia yang bisa berkiprah di Olimpiade.

“Target kami suatu saat nanti ada pegolf Indonesia yang bisa tampil di Olimpiade. Selama ini kami memberikan dukungan kepada para atlet yang potensial, mulai dari junior, amatir, sampai profesional. Kami cukup gembira melihat perkembangan mereka,” kata Ketua CGF, Nararya Ciputra Sastrawinata. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya