Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIJAKAN Presiden RI Prabowo Subianto yang memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada sejumlah prajurit TNI peraih medali emas pada SEA Games 2025 mendapat dukungan positif. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menghargai dedikasi atlet profesional.
Peneliti Senior Citra Institute, Efriza, menegaskan bahwa keputusan tersebut mencerminkan tingginya perhatian kepala negara terhadap masa depan dan kesejahteraan para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
“Presiden Prabowo sudah tepat memberikan penghargaan terbaik bagi atlet berprestasi. Ini menunjukkan perhatian serius presiden terhadap nasib atlet serta sikap pemerintah yang menghargai capaian luar biasa mereka,” ujar Efriza dalam keterangan resminya, Minggu (11/1).
Rekor Dunia Rizki Juniansyah
Efriza secara khusus menyoroti prestasi fenomenal Rizki Juniansyah. Lifter asal TNI tersebut tidak hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga sukses memecahkan rekor dunia pada ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
“Prestasi Rizki Juniansyah yang meraih emas dan memecahkan rekor dunia adalah pencapaian luar biasa. Ini menunjukkan dedikasi dan kerja keras atlet yang membawa kehormatan bagi Indonesia,” tambahnya.
Menurut Efriza, pemberian KPLB merupakan bentuk apresiasi simbolik yang kuat. Meski mekanisme ini berada di luar kelaziman sistem kepangkatan militer reguler, hal tersebut sangat dimungkinkan sebagai bentuk dorongan moral.
“Kenaikan pangkat ini didasari karena Rizki telah mengangkat kehormatan Indonesia di tingkat dunia. Praktik ini merupakan pengecualian yang dimaksudkan sebagai bentuk penghargaan dan dorongan moral bagi atlet lainnya,” jelasnya.
Kebijakan ini, lanjut dia, sejalan dengan prinsip internal TNI yang konsisten menerapkan sistem reward and punishment bagi setiap prajurit. Ia berharap langkah ini menjadi standar baru dalam pembinaan atlet nasional.
“Saya mendukung penuh sikap Presiden Prabowo. Ini menjadi angin segar bagi masa depan atlet Indonesia dan menunjukkan kepedulian negara terhadap mereka yang berprestasi,” tegas Efriza.
Sebelumnya, dalam seremoni di Istana Negara, Kamis (8/1), Presiden Prabowo didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan penghargaan kepada para pahlawan olahraga. Rizki Juniansyah mendapatkan kenaikan pangkat dua tingkat sekaligus, dari Letnan Dua (Letda) menjadi Kapten.
Selain Rizki, atlet Taekwondo Muhammad Alfi Kusuma juga naik pangkat dari Letda menjadi Letnan Satu (Lettu). Tercatat sebanyak 37 prajurit TNI lainnya mendapatkan penghargaan berupa prioritas pendidikan Sekolah Perwira dan Sekolah Bintara.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memastikan bahwa institusinya akan terus mendukung prajurit yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.
Sebagai informasi, pada SEA Games 2025, Rizki Juniansyah mencetak sejarah di kelas 79 kg putra dengan memecahkan rekor dunia clean and jerk (205 kg) serta total angkatan (365 kg). (P-2)
Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkap Presiden Prabowo Subianto bertemu sejumlah tokoh nasional untuk berdialog soal kepemiluan, penegakan hukum, dan program pemerintah.
Indonesia harus siap hadapi gejolak geopolitik era Trump dengan metadiplomasi dan penguatan pertahanan mandiri demi menjaga perdamaian nasional.
Ia mengatakan proses yang kini sudah diselesaikan, salah satunya terkait proses perhitungan angka nominal penetapan gaji.
Reshuffle kabinet kelima mencuat setelah Thomas Djiwandono terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Juda Agung, Budi Djiwandono, dan Sugiono disebut bakal bergeser posisi.
Indonesia tidak lagi hanya bertindak sebagai pendukung pasif, melainkan mengambil peran krusial dalam menengahi konflik demi hak-hak rakyat Palestina.
PRESIDEN Prabowo Subianto berencana membangun 10 universitas baru di Indonesia.
Dengan adanya dana pensiun, para pejuang olahraga diharapkan memiliki jaminan finansial yang lebih stabil saat memasuki masa purnatugas.
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus bagi atlet berprestasi SEA Games ke-33 Thailand. Ia berpesan dana tersebut dijadikan tabungan, bukan sekadar upah.
Keberangkatan tim pada Selasa (6/1) itu mengusung misi krusial, yakni mengamankan tiket menuju Asian Games 2026 Nagoya, Jepang.
Laga pamungkas akan digelar Thailand National Sports University, Nong Mai Daeng, Chonburi, Thailand, Jumat petang (19/12) waktu setempat.
Atlet pencak silat Indonesia berhasil memenuhi target empat medali emas pada ajang SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved