Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LIVERPOOL berjanji akan menjatuhkan hukuman skorsing seumur hidup bagi pendukung yang terbukti melemparkan koin ke arah manajer Manchester City Pep Guardiola dalam laga Liga Primer Inggris di Anfield, Minggu (16/10).
Guardiola mengaku dirinya ditimpuki koin oleh pendukung tuan rumah setelah gol City dianulir di babak kedua.
Manajer asal Spanyol itu tidak terkena timpukan tersebut namun Liverpool menegaskan melakukan penyelidikan untuk mencari orang yang bertanggung jawab.
Baca juga: Liverpool Hadahi City Kekalahan Pertamadi Liga Primer Inggris Musim Ini
"Kami mengetahui adanya insiden pelemparan benda ke dalam area teknis dalam laga hari ini," ujar seorang juru bicara Liverpool.
"Hal itu adalah perilaku yang tidak bisa diterima dan bukan perilaku yang kami inginkan di Anfield."
"Insiden itu akan diselidiki dengan menggunakan CCTV dan mereka yang terbukti bersalah akan dihukum, termasuk skorsing seumur hidup dari Stadion Anfield dan laga sepak bola lainnya," lanjutnya.
Ini bukalah kali pertama ada insiden di laga antara Liverpool dan Manchester City di Anfield seiring meningkatnya rivalitas antara kedua klub di beberapa musim terakhir,
Pada 2018, bus yang mengangkut tim Manchester City dilempari botol dan benda lain saat tiba di Kota Liverpool untuk laga Liga Champions.
Ketika ditanya mengenai insiden itu, Guardiola menjawab, "Mereka tidak mengenai saya. Mereka boleh mncoba tahun depan. Mereka harus banyak berlatih untuk tahun depan."
Manajer Liverpool Juergen Klopp mengaku tidak mengetahui insiden penimpukan itu namun meminta maaf kepada Guardiola atas nama the Reds.
Adapun Liverpool mengungkapkan kekecewaaan mereka atas yel-yel dan aksi vandalisme yang dilakukan pendukung City mengacu pada tragedi Heysel dan Hiullsborough.
Para pendukung City mencoret-coret area Anfield Road End, yang diperuntukan bagi pendukung tim tamu.
Grafiti itu bertuliskan 'pembunuh' dan julah korban tragedi Heysel dan Hillsborough.
"Kami sangat kecewa mendengar yel-yel terkait tragedi sepak bola dari pendukung tim tamu dalam laga hari ini di Anfiled. Seksi untuk pendukung tim tamu juga menjadi korban vandalisme dengan grafiti," ungkap Liverpool. (AFP/OL-1)
Nerazzurri yang duduk di peringkat keenam butuh poin penuh untuk merangsek ke posisi empat besar.
Hasil itu menorehkan catatan kelam, Liverpool menjadi juara bertahan pertama yang gagal menang di kandang melawan tiga tim promosi dalam satu musim.
Simak profil Micky van de Ven, bek Tottenham yang diincar Liverpool untuk gantikan Ibrahima Konate. Kecepatan kilat dan statistik impresif!
Negosiasi kontrak Ibrahima Konate di Liverpool buntu. Sang bek menuntut kenaikan gaji 150%. Akankah Liverpool melepasnya ke Real Madrid atau PSG?
Quinten Timber dilaporkan telah mencapai kesepakatan verbal dengan Olympique Marseille. Feyenoord siap melepas sang kapten di bursa transfer Januari 2026.
Liverpool menjamu Burnley di pekan ke-22 Liga Primer Inggris. Mampukah skuad Arne Slot meraih kemenangan perdana di liga tahun 2026? Simak previewnya.
Nerazzurri yang duduk di peringkat keenam butuh poin penuh untuk merangsek ke posisi empat besar.
Manchester City hadapi Bodoe/Glimt di Lingkaran Arktik. Cek prediksi, kabar cedera Pep Guardiola, dan kembalinya Erling Haaland ke Norwegia.
Manchester City berhasil mendatangkan kapten Crystal Palace Marc Guehi dengan nilai transfer sebesar 20 juta pound sterling atau sekitar Rp456 miliar.
Klasemen Liga Inggris pekan ke-22: Arsenal tetap di puncak meski imbang, sementara Man City dan Aston Villa kompak menelan kekalahan pahit.
Debut Carrick di bangku pelatih Setan Merah langsung menghadirkan kesan positif. Pelatih interim hingga akhir musim itu berani merombak susunan pemain
Keputusan VAR tersebut sempat memicu protes keras dari Michael Carrick di pinggir lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved