Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Guardiola Akui City belum Matang, Butuh Waktu Merombak Skuad

Dhika Kusuma Winata
18/3/2026 14:34
Guardiola Akui City belum Matang, Butuh Waktu Merombak Skuad
Pelatih Manchester City Pep Guardiola(Darren Staples/AFP)

PELATIH Manchester City Pep Guardiola mengakui timnya belum mencapai level terbaik lagi setelah tersingkir dari Liga Champions oleh Real Madrid untuk ketiga kalinya secara beruntun. Skuad City saat ini masih dalam proses perombakan dan membutuhkan waktu untuk kembali ke performa puncak seperti beberapa musim lalu.

City kalah 1-2 pada leg kedua bqbak 16 besar di Stadion Etihad, Rabu (18/3) dini hari, sekaligus menutup agregat 3-6 untuk keunggulan Madrid.

Dalam laga tersebut, the Citizens harus bermain dengan 10 orang sejak awal babak pertama setelah kapten Bernardo Silva mendapat kartu merah akibat handball di garis gawang. Situasi itu dimanfaatkan Vinicius Junior yang mencetak dua gol dan memastikan langkah tim tamu.

Guardiola menilai kartu merah Silva membuat timnya kehilangan kesempatan untuk menguji kekuatan Madrid secara maksimal.

“Kami belum sepenuhnya lengkap. Masih ada momen di mana kami harus lebih tajam, tetapi saya merasa ini hanya soal waktu,” ujar Guardiola.

Menurutnya, City saat ini berbeda dibanding ketika mereka mendominasi Liga Primer Inggris dengan empat gelar beruntun pada periode 2021 sampai 2024. Perombakan besar dalam beberapa bursa transfer terakhir membuat komposisi tim berubah signifikan.

“Kami belum menjadi tim yang utuh, itu kenyataan. Dulu kami sangat lengkap dalam semua aspek. Sekarang belum, tetapi kami akan terus berkembang,” tutur Guardiola.

Meski tersingkir dari Liga Champions, City masih memiliki peluang meraih trofi di kompetisi domestik. Mereka akan menghadapi Arsenal di final Piala Liga, serta masih bersaing di Liga Primer dan Piala FA.

Guardiola menegaskan timnya harus menutup musim dengan kuat sekaligus menyiapkan langkah strategis untuk musim depan.

“Kami harus menyelesaikan Liga Primer dengan baik, membuat keputusan tepat di musim panas, dan kembali lebih kuat di Liga Champions,” ujarnya.

Sejak menangani City selama satu dekade, Guardiola mempersembahkan 15 trofi utama, termasuk gelar Liga Champions pada musim 2022/2023. Namun, ia mengakui standar tinggi seperti yang dimiliki Real Madrid masih menjadi target yang ingin dicapai klubnya.

“Saya ingin klub ini seperti Madrid, di mana gagal juara Liga Champions dianggap sebagai kegagalan. Itu tekanan besar. Di City, ekspektasi itu belum sepenuhnya ada, tapi mungkin suatu saat nanti kami bisa sampai ke sana,” ucap Guardiola.
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik