Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Manchester City Tersingkir dari Liga Champions, Pep Guardiola Enggan Salahkan Bernardo Silva

Basuki Eka Purnama
18/3/2026 08:48
Manchester City Tersingkir dari Liga Champions, Pep Guardiola Enggan Salahkan Bernardo Silva
Gelandang Manchester City Bernardo Silva diganjar kartu merah di laga leg kedua 16 besar Liga Champions.(AFP/OLI SCARFF)

PELATIH Manchester City, Josep Guardiola, menegaskan dukungannya kepada Bernardo Silva meski sang pemain menerima kartu merah dalam laga krusial leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Real Madrid. Dalam laga yang digelar di Stadion Etihad, Rabu (18/3) dini hari WIB, The Citizens harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut.

Petaka bagi tuan rumah dimulai pada menit ke-20. Bernardo Silva diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah dianggap sengaja menghentikan tendangan Vinicius Junior dengan tangan di dalam kotak penalti. 

Selain pengusiran pemain tim nasional Portugal tersebut, wasit juga memberikan hadiah penalti bagi Real Madrid yang semakin menyulitkan posisi Manchester City.

Pembelaan Guardiola: "Itu Refleks Alami"

Meski insiden tersebut menjadi titik balik permainan, Guardiola menolak untuk menyalahkan anak asuhnya. Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, tindakan Bernardo bukanlah sebuah kesengajaan yang patut dihujat.

"Ayolah, ini bukanlah sebuah kesalahan. Ini adalah kartu merah pertama Bernardo Silva," ujar Guardiola, dikutip dari laman resmi klub.

Mantan pelatih Barcelona ini menilai bahwa kejadian di lapangan berlangsung sangat cepat. Ia memandang aksi Bernardo lebih sebagai reaksi instan seorang pemain di area pertahanan daripada pelanggaran disiplin.

"Tindakan yang dilakukan Bernardo merupakan refleks alami. Ini bukan salah satu yang dapat dihindari," imbuhnya.

Guardiola juga menekankan bahwa ia tidak ingin mencari kambing hitam atas kegagalan timnya yang kalah telak dengan agregat 1-5 dari raksasa Spanyol tersebut. 

Baginya, loyalitas dan kontribusi Bernardo selama ini jauh lebih berarti daripada satu insiden di lapangan.

"Tidak pernah saya akan menyalahkan pemain saya untuk itu, terutama Bernardo, setelah apa yang telah dilakukannya untuk kita selama bertahun-tahun," tegas Guardiola.

Tren Negatif Lawan Real Madrid

Kekalahan ini memperpanjang catatan kelam Manchester City saat bertemu dengan Los Blancos. Dalam tiga musim terakhir di Liga Champions, langkah The Citizens selalu terhenti di fase gugur setiap kali bersua dengan Real Madrid.

Padahal, Manchester City sempat memiliki memori indah saat menyingkirkan Real Madrid pada musim 2022/2023. 

Kala itu, Kevin De Bruyne dan kawan-kawan tampil dominan dan menghajar Madrid dengan agregat 5-1 di babak semifinal. 

Performa impresif tersebut bahkan berlanjut hingga partai final, saat mereka berhasil mengalahkan Inter Milan untuk meraih gelar juara Liga Champions perdana sepanjang sejarah klub.

Namun, musim ini ceritanya berbeda. Dengan hasil ini, Manchester City harus merelakan ambisi mereka di panggung Eropa dan kini fokus beralih ke kompetisi domestik. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik