Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Tersingkir dari Liga Champions, Pep Guardiola Janjikan Manchester City Bangkit Musim Depan

Basuki Eka Purnama
18/3/2026 08:56
Tersingkir dari Liga Champions, Pep Guardiola Janjikan Manchester City Bangkit Musim Depan
Pelatih Manchester City Pep Guardiola(AFP/Oli SCARFF)

AMBISI Manchester City untuk merengkuh trofi Si Kuping Besar musim ini harus terkubur prematur. Langkah The Citizens terhenti di babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 setelah tidak berkutik menghadapi dominasi Real Madrid

Meski demikian, manajer Pep Guardiola menegaskan bahwa kegagalan ini bukanlah akhir dari segalanya.

Dalam laga leg kedua yang berlangsung di Stadion Etihad, Rabu (18/3) dini hari WIB, Manchester City harus mengakui ketangguhan sang raja Eropa, Real Madrid. City menyerah dengan agregat telak 1-5. 

Situasi semakin sulit bagi tuan rumah setelah Bernardo Silva diganjar kartu merah, memaksa mereka bermain dengan sepuluh pemain di tengah upaya mengejar ketertinggalan.

Menanggapi hasil minor tersebut, Guardiola memilih untuk tetap optimistis. Ia menjanjikan evaluasi mendalam demi mengembalikan kejayaan klub di musim mendatang.

"Masa depan akan sangat cerah dan musim depan kami akan kembali. Kami akan belajar atas kegagalan ini," ujar Guardiola sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.

Investasi Pemain Muda

Pelatih asal Spanyol tersebut memberikan apresiasi tinggi atas determinasi Erling Haaland dan kawan-kawan yang terus berjuang meski kalah jumlah pemain. 

Lebih lanjut, Guardiola menyoroti proses adaptasi para pemain barunya seperti Abdukodir Khusanov, Rayan Cherki, hingga Antoine Semenyo. Ketiganya merupakan debutan di panggung Liga Champions musim ini bersama City.

Guardiola meyakini bahwa pengalaman pahit melawan El Real akan menjadi modal berharga bagi perkembangan mental dan teknis para pemain potensial tersebut.

"Di musim depan saya tidak tahu apa yang akan terjadi (terkait kepindahan pemain), tapi tentu saja Khusanov, Cherki, Semenyo, ini merupakan musim perdana mereka bermain di Liga Champions. Itu membutuhkan waktu. Saya melihat banyak pemain dan banyak kesempatan," ungkapnya.

Fokus Perburuan Gelar Domestik

Kekalahan ini kian memperpanjang rekor negatif The Sky Blues saat bersua Real Madrid. Dalam tiga musim terakhir, Manchester City selalu kandas di tangan *Los Blancos* pada fase gugur Liga Champions.

Meski peluang di Eropa telah tertutup, fokus City kini beralih sepenuhnya ke kompetisi domestik. Pep Guardiola masih memiliki peluang besar untuk menutup musim dengan raihan trofi di tiga kompetisi berbeda:

  1. Liga Primer Inggris: Manchester  City tengah bersaing ketat dengan Arsenal yang saat ini masih memuncaki klasemen.
  2. Piala Liga: Laga final yang sangat krusial melawan Arsenal sudah di depan mata, yakni pada 22 Maret mendatang.
  3. Piala FA: City telah memastikan tempat di babak perempat final dan dijadwalkan akan melakoni laga sengit kontra Liverpool pada 4 April.

Kehilangan gelar Liga Champions memang menyakitkan bagi publik Etihad, namun dengan tiga kompetisi yang masih terbuka lebar, Pep Guardiola dituntut untuk segera membangkitkan mental anak asuhnya demi mengamankan sisa gelar yang tersedia. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik