Minggu 02 Oktober 2022, 07:56 WIB

Dampak Insiden Kanjuruhan, Sanksi Berat Menanti Arema, Kompetisi Dihentikan

Akmal Fauzi | Sepak Bola
Dampak Insiden Kanjuruhan, Sanksi Berat Menanti Arema, Kompetisi Dihentikan

ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO
Suporter Arema FC memasuki lapangan setelah tim yang didukungnya kalah dari Persebaya

 

KETUA Komite Disiplin (Komdis) PSSI Irjen Pol (Purn) Erwin Tobing menyesalkan kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, yang kemudian meluas di area di sekitar stadion. Arema FC disebut dilarang menjadi tuan rumah di sisa Liga 1 musim ini.

‘’Setelah mendapat laporan dari PT Liga Indonesia Baru, kami segera menyidangkan kasus ini. Arema bisa jadi dalam sisa pertandingan kompetisi BRI Liga 1 musim ini tidak diperkenankan menjadi tuan rumah. Selain itu sanksi lainnya juga menanti,’’ kata Erwin.

PSSI akan segera menginvestigasi insiden itu dan berkoordinasi dengan kepolisian. Erwin belum bisa memastikan berapa korban yang meninggal atau terluka dalam insiden ini. Namun, jika ada korban yang meninggal itu sudah menjadi ranah pidana dan akan ditindaklanjuti oleh kepolisian.

"Kita dukung aparat Kepolisian untuk menindaklanjuti insiden ini. Siapapun yang salah harus dihukum," tambahnya. 

Sementara laporan dari kepolisian menyebut sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dalam tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.

Baca juga: Suporter Buat Kerusuhan, Arema FC Terancam Sanksi Berat

Erwin memastikan bersama dengan tim dari PSSI segera berangkat ke Malang untuk mengetahui kejadian sebenarnya. Itu dilakukan agar saat sidang Komdis nanti bisa memutuskan hukuman apa yang layak diberikan kepada Arema.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mendukung pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini. Apalagi kejadian ini sangat mencoreng wajah sepak bola Indonesia. Iriawan menyebut Liga 1 akan dihentikan sementara menyusul insiden tersebut.

"Untuk sementara kompetisi Liga 1 2022-2023 kami hentikan selama satu pekan. Selain itu tim Arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi musim ini," kata Iriawan.

"PSSI menyesalkan tindakan suporter Aremania di Stadion Kanjuruhan. Kami berduka cita dan meminta maaf kepada keluarga korban serta semua pihak atas insiden tersebut. Untuk itu PSSI langsung membentuk tim investigasi dan segera berangkat ke Malang," ucap Iriawan. (PSSI/OL-5)

Baca Juga

dok.ant

Preview perempat final Piala Dunia 2022: Belanda vs Argentina

👤Muhammad Fauzi 🕔Jumat 09 Desember 2022, 12:10 WIB
VIRGIL van Dijk menyatakan Belanda akan tampil hati-hati kala melawan Argentina dalam perempat final Piala Dunia 2022 dini hari esok di...
dok.ant

Preview perempat final Piala Dunia 2022: Brasil vs Kroasia

👤Muhammad Fauzi 🕔Jumat 09 Desember 2022, 12:00 WIB
Jika melihat statistik kedua tim, Brasil  memang layak percaya diri karena dari kuantitas mendistribusikan bola dan penciptaan peluang...
AFP

Milan Siap Ajukan Tawaran Untuk Bintang Maroko Hakim Ziyech

👤Akmal Fauzi 🕔Jumat 09 Desember 2022, 10:55 WIB
PERMAINAN apik Hakim Ziyech bersama timnas Maroko di Piala Dunia 2022 menyita perhatian sejumlah klub, termasuk raksaksa Italia AC...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya