Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Hasil Persebaya vs PSM Makassar, Tomas Trucha: Kalah Tipis Itu Menyakitkan

Andhika Prasetyo
26/2/2026 04:02
Hasil Persebaya vs PSM Makassar, Tomas Trucha: Kalah Tipis Itu Menyakitkan
Pelatih PSM Makassar, Thomas Trucha, menggelar konferensi pers usai laga Persebaya vs PSM.(Antara)

Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha menilai kegagalan timnya memaksimalkan peluang menjadi penyebab kekalahan atas Persebaya pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (25/2) malam. Laga Persebaya vs PSM Makassar berakhir dengan skor 1-0.

Ia mengakui hasil tersebut terasa menyakitkan, terlebih PSM dalam beberapa pertandingan terakhir kerap menelan kekalahan dengan selisih tipis.

“Kami sering kalah 1-0 atau 2-1. Ini menyakitkan, tetapi kami harus terus bergerak karena masih ada pertandingan berikutnya,” ujar Tomas dalam konferensi pers usai laga.

Menurutnya, secara taktis tim sudah memahami pola permainan Persebaya serta komposisi pemain yang diturunkan, sehingga seharusnya mampu mengantisipasi lawan. Tomas menyoroti bahwa satu gol menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut, sementara timnya harus pulang tanpa poin.

Ia juga menyinggung performa PSM dalam 10 laga terakhir di BRI Super League yang hanya menghasilkan satu kemenangan, yang menurutnya berkaitan erat dengan efektivitas di lini serang.

Dalam pertandingan melawan Persebaya, PSM mencatatkan 40 sentuhan di kotak penalti dan melepaskan 12 tembakan, namun banyak peluang terbuang akibat keputusan akhir yang kurang tepat.

“Masalah kami bukan di pertahanan. Tantangan terbesar adalah menciptakan peluang bersih dan mengubahnya menjadi gol,” katanya.

Tomas menambahkan manajemen klub telah memberikan dukungan melalui penambahan pemain guna meningkatkan kedalaman dan keseimbangan skuad. Ia menegaskan kini tim memiliki lebih banyak opsi, sehingga fokus berikutnya adalah mengonversi peluang menjadi poin.

Sementara itu, pemain PSM Luka Cumic mengakui timnya tampil kurang optimal pada babak pertama. Ia menilai tim membutuhkan energi dan tekanan lebih besar sejak awal pertandingan.

“Kami harus memberikan 100 persen di pertandingan berikutnya,” ujar Cumic. (Ant/E-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya