Minggu 10 April 2022, 07:15 WIB

Rangnick Bantah Ketidakpastian Soal Manajer Sebabkan Buruknya Performa MU

Basuki Eka Purnama | Sepak Bola
Rangnick Bantah Ketidakpastian Soal Manajer Sebabkan Buruknya Performa MU

AFP/Anthony Devlin
Manajer interim Manchester United Ralf Rangnick meninggalkan lapangan usai kekalahan dari Everton di laga Liga Primer Inggris.

 

PELATIH sementara Ralf Rangnick menegaskan ketidakjelasan siapa manajer permanen Manchester United berikutnya bukan alasan atas penampilan buruk timnya yang kalah 0-1 dari Everton di laga Liga Primer Inggris, Sabtu (9/4) malam.

Pelatih asal Jerman yang tidak lagi melatih tim sejak RB Leipzig pada 2018-2019, menggantikan Ole Gunnar Solskjaer, November lalu, menjelang peran konsultansinya selama dua tahun dalam klub ini dimulai musim depan.

Namun, dia tidak mampu membangunkan United dari tidur nyenyaknya. Rangnick hanya memenangkan delapan dari 17 pertandingan Liga Primer Inggris sebagai bos United. Ini adalah persentase kemenangan terendah (47%) dibandingkan dengan manajer-manajer MU mana pun.

Baca juga: Kalah di Kandang Everton, MU Makin Sulit Masuk Zona Liga Champions 

Belum jelas benar siapa manajer permanen United berikutnya, setelah klub ini menandaskan belum ada keputusan yang dibuat meskipun media Inggris melaporkan pelatih Ajax Amsterdam Erik ten Hag tengah dalam proses direkrut.

"Saya tidak melihat ada hubungan antara ini (pencarian manajer baru) dan penampilan hari ini, dan saya tidak akan membiarkan siapa pun menjadikan ini alibi atau alasan," kata Rangnick kepada wartawan usai laga melawan Everton.

"Tidak masalah jika manajer baru diumumkan dalam lima, 15 atau 20 hari, para pemain harus bersemangat bermain dalam Liga Champions, tetapi selama kami bermain seperti hari ini, mereka tidak pantas mendapatkannya."

"Setiap kali kami mencetak gol pertama, kami memiliki kepercayaan diri untuk memenangkan pertandingan, tetapi ketika kami kebobolan lebih dulu, kami agak kehilangan arah. Jika Anda tidak mencetak gol melawan tim yang kebobolan tiga kali melawan Burnley pada pertengahan pekan, maka Anda tiak pantas mendapatkan apa pun," lanjutnya.

United mengawali laga melawan Everton dengan baik, tetapi setelah tertinggal gol Anthony Gordon, tim Rangnick tidak terlihat benar-benar bangkit.

Berada di urutan ketujuh klasemen, United kini di ambang menyelesaikan musim terburuk mereka sejak 1991 mengingat rata-rata poin yang mereka peroleh per pertandingan, tetapi Rangnick menegaskan ada keinginan untuk mencoba mengubah banyak hal.

"Anda bisa melihat mereka (pemain United) ingin memenangkan pertandingan, tetapi setelah kebobolan, kami kehilangan kepercayaan diri," ungkap Rangnick.

"Kami ingin bermain lebih agresif daripada sebelumnya. Kami harus lebih bersemangat memenangkan bola kedua dan mempertahankannya tapi kami tidak melakukannya. Itu yang menjadi masalah kami saat ini," pungkasnya. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Isabella BONOTTO / AFP

AC Milan Perpanjang Kontrak Paolo Maldini

👤 Rifaldi Putra Irianto 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 10:45 WIB
AC Milan mengumukan bahwa Paolo Maldini akan kembali menjadi Direktur teknik untuk Rossoneri -julukkan AC Milan- hingga 2024...
AFP/	SAEED KHAN

Jika tak Mau ke MU, Chelsea Siap Ambil de Jong

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 08:19 WIB
Manajer The Blues Thomas Tuchel disebut-sebut mengagumi pemain timnas Belanda ini yang sebenarnya ingin bermain dalam Liga Champions musim...
MI/Seno

Asa Ten Hag kepada De Jong

👤Suryopratomo Pemerhati Sepak bola 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 07:10 WIB
PUTUSAN Erik ten Hag untuk mau mengambil jabatan sebagai pelatih Manchester United bukanlah keputusan yang tidak memiliki...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya