Jumat 17 September 2021, 12:28 WIB

Sarri Minta Jangan Nilai Lazio dari Kekalahan di Liga Europa

Akmal Fauzi | Sepak Bola
Sarri Minta Jangan Nilai Lazio dari Kekalahan di Liga Europa

AFP/Ozan KOSE
Pelatih Lazio Maurizio Sarri

 

PELATIH Lazio Maurizio Sarri meminta jangan menilai timnya dari hasil kekalahan dari Galatasaray 0-1 di laga Liga Europa, Jumat (17/9) dini hari WIB.

Kekalahan itu disebabkan blunder kiper Thomas Strakosha. Pada menit ke-66, Strakosha melakukan blunder yang membuat gawangnya kebobolan.

Berniat menghalau bola yang melambung di atas mistar gawang, Strakosha malah mengalami kesulitan menguasai bola. Bola akhirnya malah berbelok arah ke gawang yang kosong.

Baca juga: Mourinho Belum Puas Permainan Roma

Ini menjadi kekalahan kedua Lazio secara beruntun di semua ajang. Sebelumnya, peringkat keenam Serie A musim lalu itu dibungkam AC Milan 0-2 di laga lanjutan Serie A, akhir pekan lalu.

"Saya pikir kami membuat kemajuan, itu adalah pertandingan yang berbeda dibandingkan dengan hari Minggu (melawan Milan) dalam atmosfer yang sulit melawan tim berbahaya, namun kami tidak pernah benar-benar menderita,” kata Sarri.

"Kami bisa mengendalikan laga. Namun, kesalahan bisa terjadi di sebuah laga. Malam ini, kami membayar mahal atas kesalahan tersebut,'' lanjutnya.

Kegagalan memetik poin penuh di laga ini membuat I Biancocelesti terpuruk di dasar klasemen sementara Grup E.

"Memang mengecewakan memulai dengan kekalahan, karena itu menjadi perjuangan yang berat, tetapi kami harus melihat melampaui hasil dan mengevaluasi kinerja.” jelasnya.

Di pertandingan lain, Leicester City bermain imbang dengan Napoli di penyisihan Grup C. Napoli yang sempat tertinggal dua gol mampu mengejar ketertinggalan untuk memaksakan hasil imbang 2-2.

Manajer Leicester City Brendan Rodgers kecewa dengan hasil imbang itu. Ini menjadi pertama kalinya sejak 2016 silam buat Leicester City gagal memetik kemenangan setelah unggul dua gol di laga kandang di semua ajang.

"Mungkin kami sedikit lelah, beberapa pemain mendapatkan menit bermain. Ada hal-hal yang perlu kami tingkatkan, menjaga bola lebih baik untuk waktu yang lebih lama, jika kami melakukannya, kami tidak akan cepat lelah," ungkapnya.

Brendan Rodgers mengatakan, terlepas dari hasil ini, para penggawa The Foxes telah menunjukan upaya dan mentalitas yang cukup baik untuk bisa memetik kemenangan di laga ini.

"Upaya dan mentalitasnya bagus, sayang sekali kami tidak bisa menutupnya. Saya tidak berpikir mereka menciptakan terlalu banyak peluang, kami memiliki penguasaan bola yang bagus. Anda harus melakukan semua hal yang tidak dimuliakan, gol terakhir yang kami tidak bisa cukup untuk menghentikan umpan silang," ujarnya. (OL-1/Footballitalia/BTSport)

Baca Juga

Twitter @CONMEBOL

CONMEBOL Tolak Ide Piala Dunia Dua Tahun Sekali

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 11:19 WIB
"Sepuluh negara yang membentuk CONMEBOL menegaskan tidak akan ambil bagian dalam Piala Dunia yang digelar setiap dua tahun...
AFP/KARIM JAAFAR

Xavi Terdepan untuk Gantikan Koeman

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 10:28 WIB
Gelandang legendaris Barcelona itu disebut telah menerima penawaran untuk kembali ke...
AFP/Christof STACHE

Hernandez Selamat dari Ancaman Penjara Setelah Hakim Terima Bandingnya

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 09:43 WIB
Penangguhan hukuman itu berlaku selama empat tahun dengan catatan Hernandez tidak melakukan kejahatan lain dan membayar denda sebesar 96...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya