Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Lazio, Maurizio Sarri, merasa timnya bisa meraih hasil lebih maksimal jika didukung langsung oleh puluhan ribu penggemar di dalam stadion. Dalam laga leg pertama semifinal Coppa Italia melawan Atalanta, Biancocelesti harus puas dengan skor imbang 2-2 meski sempat dua kali memimpin.
Lazio unggul melalui penyelesaian cerdik Fisayo Dele-Bashiru dan sontekan Boulaye Dia. Namun, keunggulan tersebut sirna dalam sekejap setelah Mario Pasalic dan Yunus Musah berhasil menyamakan kedudukan bagi tim tamu.
Pertandingan di Stadio Olimpico berlangsung dalam suasana yang surealis. Hanya sekitar 5.000 tiket yang terjual, sementara ribuan ultras Lazio memilih bertahan di luar arena untuk memprotes Presiden klub, Claudio Lotito. Suara nyanyian dan kembang api dari luar stadion terdengar jelas hingga ke dalam lapangan.
"Kami puas dengan performanya, karena kami bermain di level tinggi melawan tim kuat di tengah periode yang sulit," ujar Sarri kepada Sport Mediaset.
"Di sisi lain, kami menyesali hasilnya. Sayangnya, dan saya tegaskan, sayangnya, tim mulai terbiasa dengan situasi di dalam stadion ini. Mengerikan untuk mengatakannya, karena ini adalah situasi yang benar-benar menyedihkan. Sekali lagi malam ini kami merasa jika ada 45.000 orang di tribun, kami mungkin bisa membawa pulang kemenangan."
Sarri juga menyoroti posisi Lazio di klasemen Serie A yang kurang memuaskan musim ini. Menurutnya, absennya banyak pemain kunci akibat cedera menjadi faktor penghambat utama bagi daya saing timnya.
"Posisi di klasemen adalah dampak dari tahun di mana kami menderita karena absennya banyak pemain. Masalahnya adalah bagaimana tampil kompetitif secara konsisten. Sulit ketika Anda terus-menerus kehilangan enam atau tujuh pemain," catat Sarri.
Ia juga memberikan analisis teknis mengenai lini tengah dan depannya. Sarri memuji kecepatan Dele-Bashiru yang mampu berlari hingga 35 km/jam saat melakukan penetrasi, namun ia mengakui skuadnya perlu diseimbangkan kembali.
"Untuk menjadi lebih konsisten, kami butuh deretan penyerang yang bisa menjamin lebih banyak gol. Sayangnya, kami kekurangan itu karena berbagai alasan musim ini. Artinya, satu kesalahan saja cukup untuk menghapus keunggulan kami," tambahnya.
Meski gagal menang di kandang, Sarri tetap optimistis menatap laga penentuan di markas Atalanta pada 21 atau 22 April mendatang. Pemenang dari laga ini akan melaju ke final untuk menghadapi Inter Milan atau Como.
"Kami akan pergi dan berjuang untuk kualifikasi di sana. Jika kami bermain seperti malam ini, maka kami bisa melakukannya," pungkasnya. (Football-Italia/Z-2)
Pelatih Atalanta, Raffaele Palladino, puji semangat juang timnya yang dua kali bangkit dari ketertinggalan melawan Lazio di semifinal Coppa Italia.
Lazio dan Atalanta bermain imbang 2-2 di leg pertama semifinal Coppa Italia. Dele-Bashiru dan Boulaye Dia cetak gol, namun La Dea selalu punya jawaban.
Lazio menghadapi Atalanta pada leg pertama semifinal Coppa Italia 2025/2026. Simak preview laga, prediksi susunan pemain, dan statistik jelang duel di Olimpico.
Meski tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang emas, Lazio harus menyerah dari Atalanta dengan skor 0-2 dalam laga Serie A.
Prediksi skor Lazio vs Atalanta Serie A 14 Februari 2026. Cek susunan pemain, head to head, dan kondisi terkini kedua tim di Stadio Olimpico.
Pelatih Atalanta, Raffaele Palladino, puji semangat juang timnya yang dua kali bangkit dari ketertinggalan melawan Lazio di semifinal Coppa Italia.
Lazio dan Atalanta bermain imbang 2-2 di leg pertama semifinal Coppa Italia. Dele-Bashiru dan Boulaye Dia cetak gol, namun La Dea selalu punya jawaban.
Lazio menghadapi Atalanta pada leg pertama semifinal Coppa Italia 2025/2026. Simak preview laga, prediksi susunan pemain, dan statistik jelang duel di Olimpico.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, ungkap alasan di balik perubahan taktik mengejutkan saat ditahan imbang Como 0-0 di semifinal Coppa Italia.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, menyebut timnya layak menang atas Inter Milan di semifinal Coppa Italia. Ia puji performa pemainnya yang buat Inter tertekan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved