Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MUNDURNYA pelatih Christophe Galtier dari posisinya sebagai pelatih Lille setelah menjuarai Ligue 1 membuat manajemen langsung bergerak cepat mencari pengganti. Kini nama Thiago Motta muncul sebagai salah satu kandidat kuat setelah Laurent Blanc menolak tawaran dari manajemen sebagaimana dilaporkan Le10 Sport.
Motta yang sempat melatih Genoa pada 2019 memang dapat dikatakan belum memiliki banyak pengalaman. Terutama bila ia mengambil alih kursi kepelatihan Lille yang menjadi kampiun dari Ligue 1, tentu akan menjadi langkah cukup beresiko.
Sebelumnya Galtier memang mengumumkan meninggalkan timnya karena sudah menjelani empat tahun bersama Lille.
"Saya hanya merasa yakin bahwa saya telah menghabiskan waktu saya di sini. Siklus empat tahun itu cukup lama untuk seorang pelatih. Jadi ya, baru lima bulan saya berkolaborasi setiap hari dengan Olivier Letang dan lima bulan tidaklah lama bagi seorang pelatih untuk bekerja sama," ungkap Galtier.
"Setelah menghabiskan empat tahun di sini, saya merasa di dalam hati bahwa inilah waktunya untuk meninggalkan klub yang indah ini, klub yang luar biasa ini," imbuh sang pelatih.
Namun Galtier menolak anggapan bahwa ia berhenti karena Lille telah keluar sebagai kampiun Ligue 1. Menurutnya, apapun prestasi tim Lille keputusannya akan tetap sama seperti saat ini.
"Saya tidak ingin pergi hanya karena telah sukses. Saya pergi karena saya telah memutuskan bahwa setelah empat tahun ini adalah waktunya untuk pergi. Saya menghabiskan delapan setengah tahun di Saint-Etienne, termasuk tujuh setengah tahun sebagai pimpinan tim, itu bagus," ungkapnya.
Pelatih berusia 54 tahun, yang pernah bermain untuk Lille sebagai bek dari 1987 hingga 1990, memimpin tim utama pada Desember 2017 ketika mereka terancam terdegradasi ke Ligue 2. Namun Lille selamat dari turun kasta dengan finis ke-17 dan hanya satu poin di atas zona play-off degradasi.
Perubahan besar terjadi pada musim berikutnya, ketika mereka menjadi runner-up di belakang PSG. Lille juga mengakhiri kampanye 2019/20 di posisi keempat. (Dro/Goal/OL-09)
Berkat kemenangan 5-0 atas Paris FC, RC Lens resmi kembali ke urutan pertama klasemen sementara Ligue 1, unggul satu poin di atas rival terdekat mereka, PSG.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Lille dipaksa puas berbagi angka dengan Brest setelah laga berakhir imbang 1-1.
Hasil imbang dengan Strasbourg memperpanjang tren negatif Marseille yang belum meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir.
Paris FC hadapi tantangan berat kontra RC Lens di Ligue 1. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci duel di Stade Jean Bouin malam ini.
PARIS Saint-Germain (PSG) menelan kekalahan mengejutkan 1-3 dari Rennes pada lanjutan Ligue 1, Sabtu (14/2) dini hari WIB. Hasil itu menghentikan rangkaian tujuh kemenangan beruntun j
Lille menjamu Brest di Stade Pierre-Mauroy pada pekan ke-22 Ligue 1 2025/2026. Simak prediksi skor dan kondisi tim terbaru di sini.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Lille dipaksa puas berbagi angka dengan Brest setelah laga berakhir imbang 1-1.
Lille menjamu Brest di Stade Pierre-Mauroy pada pekan ke-22 Ligue 1 2025/2026. Simak prediksi skor dan kondisi tim terbaru di sini.
Hasil imbang ini tidak memberikan keuntungan berarti bagi Metz maupun Lille, yang tengah berjuang keluar dari tren negatif.
Preview lengkap Metz vs Lille di Ligue 1 2026. Analisis peluang Lille menembus zona Liga Champions dan perjuangan Metz lolos dari degradasi.
Kemenangan atas Lille semakin memperkokoh posisi Lyon di jajaran empat besar klasemen Ligue 1 sekaligus membuktikan tangan dingin Paulo Fonseca.
Akan tetapi, Calvin Verdonk dan kawan-kawan mengakhiri fase liga dengan berada di posisi 18 klasemen, mengoleksi 12 poin dari delapan pertandingan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved