Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
MIMPI buruk didapatkan oleh AS Roma dari tim promosi Liga Italia, Spezia, pada lanjutan Coppa Italia. Roma gagal ke delapan besar setelah disingkirkan oleh Spezia 2-4 di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Rabu (20/1) dini hari WIB.
Hasil buruk itu membuat pelatih Paulo Fonseca khawatir terancam dicopot dari jabatannya. Namun pelatih 47 tahun itu tetap tenang dan fokus pada pekerjaannya.
“Saya sudah diperdebatkan sejak hari pertama saya tiba. Kami berada di posisi yang kami inginkan di Serie A. Saya harus tetap fokus pada pekerjaan saya,” ujar Fonseca.
Petaka buat Roma sudah hadir sejak menit keenam saat gawang mereka dijebol Andrey Galabinov lewat titik penalti setelah Giulio Maggiore dijatuhkan di kotak terlarang oleh Bryan Cristante.
Spezia lalu menggandakan keunggulan melalui Riccardo Saponara (15). Namun, Roma bisa menyamakan kedudukan berkat Lorenzo Pellegrini (43) dan Henrikh Mkhirtaryan (73).
Pertandingan lalu berlanjut ke babak tambahan waktu. Defender Gianluca Mancini diusir dari lapangan usai mendapat kartu kuning keduanya di menit ke-91. Semenit kemudian, giliran kiper Roma Pau Lopez yang mendapat kartu merah langsung usai menabrak pemain Spezia.
Roma kembali kebobolan. Gol Daniele Verde (107) dan Saponara (119) memastikan kemenangan Spezia. Fonseca mengakui kehilangan dua pemain jadi penyebab kekalahan.
“Kami memulai laga dengan sulit, karena penalti. Situasinya sulit dimengerti. Setelah itu, kami bisa membuat banyak peluang, namun melewatkannya,” kata Fonseca
Paulo Fonseca juga menjadi sorotan karena kesalahan dengan melakukan terlalu banyak pergantian pemain. Setelah insiden kartu merah itu, Roma memasukkan dua pemain, sehingga total telah melakukan enam pergantian, melebihi dari yang ditetapkan sebanyak lima pemain.
Memang ada peraturan FIFA yang mengizinkan pergantian ekstra di perpanjangan waktu dalam turnamen mereka, tetapi hal itu tidak berlaku di Coppa Italia
Kekalahan dari Spezia adalah kekalahan kedua beruntun yang diderita Roma di semua kompetisi. Kekalahan lainya mereka rasakan saat menghadapi rival satu kota Lazio di Derby della Capitale. (Mal/Footballitalia/OL-09)
Bagi Gian Piero Gasperini, performa Donyell Malen bukan sekadar soal angka di papan skor, melainkan jawaban atas kebuntuan lini depan AS Roma yang sempat ia keluhkan sebelumnya.
Dengan tambahan tiga poin ini, AS Roma kini menyamai perolehan poin Juventus di peringkat keempat klasemen Serie A, membuka peluang lebar untuk bersaing di zona Liga Champions.
Tambahan tiga poin dari laga melawan Cremonese ini membuat Atalanta tetap kokoh di papan tengah Serie A menuju zona Eropa, tepatnya di peringkat ketujuh.
Luciano Spalletti puji mentalitas Juventus saat bangkit dari ketertinggalan melawan Lazio.
Pelatih Lazio Maurizio Sarri angkat bicara soal drama hasil imbang melawan Juventus, tentang kegagalan mengunci kemenangan hingga konflik fans.
JUVENTUS harus puas bertengger di peringkat empat klasemen Liga Italia setelah melalui laga Juventus vs Lazio dengan hasil imbang 2-2 di pekan ke-24 Liga Italia Serie A 2025/26
Bologna vs Lazio di perempat final Coppa Italia berakhir 1-1, Lazio menang adu penalti 4-1 dan melaju ke semifinal menghadapi Atalanta.
Ivan Provedel layak dinobatkan sebagai Man of the Match berkat rentetan penyelamatan krusialnya sepanjang laga dan aksinya menepis penalti pertama lawan yang meruntuhkan moral tuan rumah.
Preview lengkap Bologna vs Lazio di perempat final Coppa Italia 2026. Analisis kekuatan, prediksi pemain, dan rekor pertemuan di Renato Dall'Ara.
Untuk pertama kalinya dalam 40 tahun, Como berhasil menembus semifinal Coppa Italia.
Simak prediksi skor Napoli vs Como di perempat final Coppa Italia 2026. H2H, susunan pemain tanpa McTominay, dan link live streaming
Preview Napoli vs Como perempat final Coppa Italia 2026. Prediksi skor, susunan pemain, dan analisis taktik Conte vs Fabregas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved