Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WILFRIED Zaha mengungkapkan pesan yang disampaikan kepada rekan-rekannya menjelang pertandingan Liga Primer Inggris ketika Crystal Palace menumbangkan Manchester United 3-1 di Old Trafford, Sabtu (19/9).
Zaha diberi kesempatan berbicara sebab ia mengemban ban kapten setelah kapten utama Palace, Luka Milivojevic, tidak cukup bugar untuk main sejak awal laga.
"Saya merasa tim ini memiliki banyak kualitas. Kami hanya perlu menerjemahkannya di atas lapangan," kata Zaha dalam komentar pascalaga
dikutip dari laman resmi Palace.
Baca juga: Kalah Dari Palace, Solskjaer Salahkan Minimnya Persiapan
"Sebelum pertandingan, saya bilang ke rekan-rekan setim, 'Percaya pada diri sendiri. Jangan takut untuk menampilkan permainan terbaik.' Tentu, hari ini, kami memperlihatkannya dan saya tidak kaget bisa memenangi dua laga pertama musim ini," tambahnya.
Pemain berusia 27 tahun itu juga mengungkapkan kebanggaannya bisa mengemban ban kapten untuk tim yang dibelanya sejak di tingkat akademi.
Terlebih lagi, hal itu berbuah kemenangan di Old Trafford, markas tim yang membelinya pada 2013 hanya untuk menyia-nyiakannya selama dua musim, sebelum pulang ke Selhurst Park.
"Menjadi kapten tim hari ini, terlebih di Old Trafford, saya sangat gembira bisa meraup tiga poin penuh," katanya.
Zaha mencetak dua dari tiga gol kemenangan Palace, termasuk eksekusi penalti yang harus diambil ulang setelah gagal dikonversi jadi gol oleh
Jordan Ayew, tetapi VAR memutuskan kiper David de Gea terlalu cepat meninggalkan garisnya.
"Sejujurnya, saya tidak tahu apa yang terjadi, tetapi dalam kepala saya cuma terpikir saya mendapat kesempatan mengambil penalti dan mencetak gol," ujar Zaha.
"Tentu Jordan memperolehnya lebih dulu dan ia meminta saya untuk menjadi algojo, saya bilang silakan, ketika ia gagal saya berpikir, 'Lebih baik saya pastikan sendiri'," pungkasnya.
Kemenangan atas MU itu membuat Palace sementara menyodok ke posisi kedua klasemen dengan koleksi enam poin.
Pekan depan, Palace akan menjamu tim yang juga tengah naik daun, Everton, di Selhurst Park pada Sabtu (26/9). (Ant/OL-1)
Kobbie Mainoo resmi batalkan rencana hengkang dari Manchester United. Simak alasan sang wonderkid bertahan demi proyek Michael Carrick di Old Trafford.
Manchester United dikabarkan melirik Noah Sadiki dari Sunderland. Simak analisis transfer gelandang "Pitbull" ini dan potensi barter pemain.
Scholes dan Butt sebelumnya meragukan kemampuan bek asal Argentina itu dalam meredam Erling Haaland.
Debut Carrick di bangku pelatih Setan Merah langsung menghadirkan kesan positif. Pelatih interim hingga akhir musim itu berani merombak susunan pemain
Keputusan VAR tersebut sempat memicu protes keras dari Michael Carrick di pinggir lapangan.
Kunci kemenangan United terletak pada kecepatan transisi dari bertahan ke menyerang. Gol Bryan Mbeumo pada menit ke-65 adalah hasil dari skema serangan balik klasik.
Manchester City berhasil mendatangkan kapten Crystal Palace Marc Guehi dengan nilai transfer sebesar 20 juta pound sterling atau sekitar Rp456 miliar.
Sunderland menjamu Crystal Palace dalam lanjutan Liga Primer Inggris 2025/2026. Simak prediksi skor, analisis taktik, dan kondisi terkini kedua tim di sini.
Langkah cepat yang diambil manajemen Manchester City untuk mendatangkan Marc Guehi ini menyusul kebutuhan mendesak untuk memperkuat lini pertahanan mereka.
Keputusan Oliver Glasner untuk tidak memperpanjang masa baktinya di Crystal Palace muncul di tengah derasnya spekulasi yang mengaitkan namanya dengan posisi pelatih di Manchester United.
Juventus resmi dekati Crystal Palace untuk Jean-Philippe Mateta. Simak detail harga, statistik, dan alasan Luciano Spalletti inginkan striker Prancis ini.
Marc Guehi jadi rebutan Bayern Muenchen, Man City, dan Liverpool. Crystal Palace pasang harga £40 juta di Januari 2026. Simak detail persaingannya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved