Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
UNAI Emery baru dua bulan meninggalkan Paris Saint-Germain. Namun, juru taktik asal Spanyol itu sudah harus kembali bertemu dengan klub juara Ligue 1 Prancis tersebut.
Memang pertemuan mereka kali ini sebagai lawan. Emery yang kini menukangi Arsenal akan berusaha menyakiti mantan klubnya itu di turnamen pramusim International Champions Cup (ICC) 2018 yang digelar di Singapura, Sabtu (28/7) malam.
Emery sejatinya pernah menjadi bagian penting PSG sejak didatangkan sebagai pelatih pada 2016 silam. Namun, hubungan mereka akhirnya kandas akhir musim lalu. Manajemen PSG disebut tak puas dengan kinerja Emery yang gagal membuat raksasa Prancis tersebut dapat bersaing di level Eropa.
Emery pun lantas merapat ke London untuk bergabung dengan Arsenal sekaligus menjadi suksesor Arsene Wenger yang memilih mundur musim lalu. Di sisi lain, PSG menunjuk pengganti mantan pelatih Sevilla itu dengan arsitek 44 tahun asal Jerman, Thomas Tuchel.
Terlepas dari memori masa lalu dengan PSG, Emery memilih tetap fokus mematangkan timnya. Sejauh ini permainan Arsenal dengan cara bermain yang diinginkan Emery belum seratus persen menyatu.
Skema 4-2-3-1 dengan menempatkan Pierre-Emerick Aubameyang sebagai penyerang sayap dan Aleksandre Lacazete di posisi bomber utama belum berjalan baik. Hal itu terbukti setelah the Gunners kalah 1-3 lewat adu penalti dari Atletico Madrid di ajang yang sama.
"Saya bersyukur telah menjadi bagian PSG. Salah satu waktu terbaik dalam karier saya. Tapi kami akan memanfaatkan pertandingan tersebut (melawan PSG) untuk persiapan kami di musim baru. Menjadi kesempatan bagi saya pula untuk bertemu rekan-rekan di PSG saat bekerja di sana," kata Emery.
Kendati demikian, hasil negatif dari laga kontra Atletico Madrid tak sekonyong-konyong mengubah ide permainan Emery. Ia masih berpegang teguh dengan cara kerja yang dipilihnya. Pelatih 46 tahun itu memang mendapatkan banyak perhatian karena ia mewarisi tim yang telah puluhan tahun dipimpin pelatih yang sama. Arsene Wenger telah menjadi pelatih Arsenal selama 22 tahun sebelum memutuskan mundur musim lalu. Hal itu menjadi pekerjaan berat bagi Emery untuk mengubah pola pikir permainan timnya saat ini.
"Saya memiliki cara saya sendiri. Saya ingin tim saya memiliki mental. Saya ingin membangun tim yang bagus, membangun tim dengan energi yang baik melalui pemain-pemain berkualitas," imbuh Emery.
Beban Tuchel
Setali tiga uang, PSG juga belum optimal selama menjalani pramusim sejauh ini. Kekalahan 1-3 dari Bayern Munchen membuat beban Tuchel semakin menumpuk. Penunjukan pelatih 44 tahun itu dinilai sebagai langkah mundur manajemen PSG. Pasalnya Tuchel baru mengoleksi satu piala saja selama karier kepelatihannya sejak 2009 lalu.
Akan tetapi, Tuchel merupakan pelatih yang tegas terhadap anak asuhnya. Sosok yang pas untuk mendisiplinkan deretan pemain bintang Les Parisiens, julukan PSG. Bahkan, Tuchel melakukan langkah gila dengan mendatangi tempat hiburan malam seluruh Paris untuk mengontrol kehidupan malam para pemainnya.
Bek senior PSG Maxwell Andrade pun memuji kinerja mantan bos Borussia Dortmund itu. "Dia membawa energi dan sistem baru yang membuat pengalaman pemain bertambah."
(AFP/Goal/R-2)
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, melayangkan peringatan keras kepada anak asuhnya untuk tampil lebih efisien saat menjamu Bayer Leverkusen pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions.
Arsenal dilaporkan telah menetapkan bek Newcastle United, Tino Livramento, sebagai target prioritas untuk bursa transfer musim panas 2026.
Kasper Hjulmand menilai Bayer Leverkusen tampil dominan dan hampir saja mengunci kemenangan sebelum kebobolan di menit-menit akhir pertandingan.
Mengapa Liverpool, Man City, Chelsea, Arsenal, dan Spurs raih hasil minor di 16 Besar UCL 2026? Simak analisis taktik dan penyebab kegagalannya di sini.
Mikel Arteta mengakui performa Arsenal belum berada pada level terbaik meski tetap membawa pulang hasil yang cukup positif untuk laga leg kedua 16 besar Liga Champions kontra Bayer Leverkusen.
Arsenal bermain imbang 1-1 melawan Bayer Leverkusen di leg pertama 16 besar Liga Champions 2026 berkat gol penalti Kai Havertz di menit akhir.
UEFA mengonfirmasi bahwa mereka telah memulai proses investigasi terhadap Pedro Neto yang mendorong ball boy di laga leg pertama 16 besar Liga Champions kontra PSG.
Meski mengantongi modal kemenangan besar di leg pertama 16 besar Liga Champions, Luis Enrique menginstruksikan PSG untuk tetap mengincar kemenangan di kandang Chelsea.
Pedro Neto terlihat mendorong remaja pemungut bola dengan kedua tangannya hingga terjatuh ke kursi di masa injury time saat Chelsea tertinggal 5-2 dari PSG.
Khvicha Kvaratskhelia menjadi bintang PSG meski turun sebagai pemain pengganti dengan memborong dua gol di penghujung laga.
Dalam 11 pertemuan terakhir di semua kompetisi, baik PSG maupun Chelsea sama-sama mengoleksi 3 kemenangan, sementara 5 laga sisanya berakhir imbang.
Analisis mendalam laga PSG vs Chelsea di 16 besar Liga Champions 2026. Cek prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved