Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PUASA adalah menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari dengan niat ibadah kepada Allah SWT.
Puasa dalam bahasa Arab disebut "Shaum" yang berarti menahan diri. Dalam Islam, puasa tidak hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga ucapan, perbuatan, serta hati dari hal-hal yang buruk.
1. Perbanyak Makan Makanan Bergizi saat Berbuka
Konsumsi makanan tinggi protein, serat, dan lemak sehat saat berbuka agar energi bertahan lama.
Contoh: nasi merah, telur, ikan, daging, sayuran, kacang-kacangan, dan buah-buahan.
2. Minum Air Putih yang Cukup saat Malam
Pastikan minum minimal 8 gelas air putih antara berbuka dan sebelum tidur.
Hindari minuman berkafein atau bersoda yang bisa menyebabkan dehidrasi.
3. Hindari Makanan Manis Berlebihan saat Berbuka
Makanan dan minuman manis bisa meningkatkan gula darah dengan cepat, tetapi membuat energi cepat turun dan lebih cepat lapar di siang hari.
Pilih sumber gula alami seperti kurma, madu, atau buah untuk energi yang lebih stabil.
4. Kurangi Aktivitas Fisik Berat
Hindari olahraga berat atau aktivitas yang menguras tenaga agar tidak cepat merasa lapar dan haus.
Pilih aktivitas ringan seperti jalan santai atau peregangan.
5. Alihkan Perhatian dengan Aktivitas Produktif
Menyibukkan diri bisa mengalihkan rasa lapar.
Coba lakukan:
Membaca buku atau Al-Qur’an
Menonton kajian Islami
Mengerjakan pekerjaan atau tugas
6. Perbanyak Dzikir dan Doa
Fokus beribadah dan berdoa agar diberi kekuatan dalam menjalani puasa.
Dzikir bisa membantu mengalihkan rasa lapar dan memberikan ketenangan.
7. Tidur Cukup dan Berkualitas
Pastikan tidur cukup 6-8 jam agar tubuh tetap bertenaga.
Kurang tidur bisa menyebabkan tubuh lemas dan lebih cepat lapar.
8. Hindari Pikiran tentang Makanan
Jangan terlalu sering memikirkan makanan atau menonton video makanan.
Fokus pada aktivitas lain agar tidak tergoda untuk berbuka sebelum waktunya.
9. Bersabar dan Ingat Keutamaan Puasa
Ingat bahwa puasa adalah ibadah yang penuh pahala.
Rasa lapar dan haus adalah ujian yang bisa meningkatkan ketakwaan.
Allah berfirman dalam hadis Qudsi:
"Puasa adalah untuk-Ku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya." (HR. Bukhari & Muslim)
Puasa tanpa sahur memang lebih berat, tetapi dengan pola makan sehat, aktivitas yang tepat, dan niat yang kuat, rasa lapar bisa dikendalikan. (Z-4)
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
Jika kondisi tidak mereda dan terjadi gejala berat yang ditandai dengan nyeri ulu hati sangat hebat disertai muntah atau sesak napas, maka sebaiknya jangan memaksakan diri berpuasa.
puasa tidak hanya membawa spirit ilahiah, melainkan juga memiliki konstruksi nilai dan orientasi insaniyah.
Rasa lapar saat puasa berkaitan erat dengan komposisi menu sahur.
Saat berbuka adalah puncak kebahagiaan setelah seharian menahan lapar dan haus.
Habib Ja'far menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah dan kesehatan selama berpuasa, termasuk memastikan sahur yang cukup dan bergizi lengkap.
Jika biasanya trafik memuncak saat jam kerja atau waktu santai di rumah, di bulan Ramadan, lonjakan utama justru terjadi saat dini hari.
Konsumsi karbohidrat yang tidak terkontrol saat sahur dapat memicu gangguan metabolisme, terutama pada organ pankreas dan ginjal.
Kopi berefek diuretik. Bikin sering kencing dan kekurangan cairan jika seharian tidak minum.
Komposisi dan porsi makanan saat sahur berpengaruh langsung terhadap kestabilan gula darah seseorang.
Strategi memperbanyak karbohidrat sederhana saat sahur bukanlah cara yang tepat karena justru memicu rasa lapar lebih cepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved