Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK orang memiliki anggapan keliru bahwa menyantap porsi nasi dalam jumlah besar atau makanan manis saat sahur dapat membuat tubuh lebih kuat menahan lapar selama berpuasa. Padahal, menurut dokter dan ahli gizi masyarakat, Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum., pola makan seperti itu justru kontraproduktif.
Tan menegaskan bahwa strategi memperbanyak karbohidrat sederhana saat sahur bukanlah cara yang tepat. Kebiasaan mengonsumsi makanan manis seperti sirup atau porsi nasi putih berlebih justru memicu rasa lapar lebih cepat.
"Yang pasti jadi gampang lapar karena cepat dicerna jadi gula darah. Tergantung juga dengan jenis karbonya," ujar Tan, dikutip Selasa (24/2).
Ia menjelaskan bahwa karbohidrat sederhana, seperti gula pasir dan sirup, akan dengan cepat meningkatkan kadar gula darah.
Sebagai respons, tubuh akan memproduksi insulin secara masif untuk menurunkannya. Proses inilah yang menyebabkan kadar gula darah turun drastis dalam waktu singkat, yang kemudian memicu rasa lapar kembali.
"Jika sering terjadi dan rutin, risiko diabetes muncul," tambah dia memperingatkan.
Sebagai solusi, ahli gizi lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini menyarankan masyarakat untuk beralih ke karbohidrat kompleks.
Pilihan seperti nasi merah, ubi, atau jagung jauh lebih disarankan karena memiliki proses cerna yang lebih lambat. Hal ini membantu menjaga kestabilan gula darah tetap terjaga sepanjang hari.
"Jika karbo kompleks seperti nasi merah, ubi, jagung, biasanya kita tidak mungkin makan banyak-banyak," jelasnya.
Selain pemilihan jenis karbohidrat, Tan menekankan pentingnya asupan serat yang cukup saat sahur. Serat berperan krusial dalam memberikan rasa kenyang yang lebih lama serta menjaga stabilitas gula darah.
Berikut adalah gambaran sederhana mengenai perbandingan penyerapan energi antara karbohidrat sederhana dan kompleks:
Secara keseluruhan, Tan mengingatkan agar masyarakat tetap berpegang pada prinsip gizi seimbang saat sahur, bukan sekadar memperbanyak satu jenis makanan saja.
Dengan komposisi piring makan yang tepat, energi tubuh dapat terjaga lebih stabil selama berpuasa tanpa perlu membebani sistem metabolisme dengan lonjakan gula darah yang berulang.
Pola makan yang disiplin dan cerdas saat sahur ini sangat penting bagi siapa pun, bahkan bagi para atlet profesional yang sedang menjaga kondisi fisik, seperti Marcus Rashford yang kini tengah menjalani masa pinjaman di Barcelona, agar performa tubuh tetap prima meskipun sedang berpuasa. Pada akhirnya, kunci utama terletak pada kualitas nutrisi yang diasup, bukan pada seberapa banyak makanan yang dikonsumsi. (Ant/Z-1)
Berbuka dengan gorengan menyebabkan asupan lemak menjadi berlebih. Dampaknya tidak main-main karena organ tubuh dipaksa bekerja ekstra keras secara tiba-tiba.
Strategi memperbanyak karbohidrat sederhana saat sahur bukanlah cara yang tepat karena justru memicu rasa lapar lebih cepat.
Konsumsi gorengan, kolak, atau berbagai makanan tinggi gula dan lemak secara berlebihan saat berbuka justru dapat meningkatkan asupan kalori yang tidak diperlukan oleh tubuh.
Meski dijual dengan harga Rp25 ribu per mangkuk, permintaan gohu ikan di bulan Ramadan selalu tinggi hingga stok yang tersedia habis terjual.
petugas menyisir lapak demi lapak di area dalam pasar. Sampel makanan diambil langsung dari pedagang, lalu diuji di tempat menggunakan metode rapid test
Strategi memperbanyak karbohidrat sederhana saat sahur bukanlah cara yang tepat karena justru memicu rasa lapar lebih cepat.
Cek jadwal imsak Jakarta dan sekitarnya hari ini, 23 Februari 2026. Lengkap waktu Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya Ramadan 1447 H.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Puasa dalam bahasa Arab disebut "Shaum" yang berarti menahan diri. Dalam Islam, puasa tidak hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga ucapan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved