Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJALANI ibadah puasa dengan tubuh tetap bugar membutuhkan asupan energi yang cukup dan seimbang. Kurma dan kedelai menjadi pilihan tepat karena kandungan nutrisinya yang kaya serta mudah dicerna.
Menurut Ahli Gizi IPB University Prof Ahmad Sulaeman, kurma dan kedelai dapat menjadi sumber energi yang baik dan seimbang selama berpuasa terutama jika dikonsumsi saat berbuka dan sahur.
"Dalam 100 gram kurma (sekitar 13 butir, tergantung ukuran) terdapat sekitar 299 kalori. Sementara itu, kedelai seperti di tempe, tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, tetapi juga mengandung protein nabati berkualitas, lemak dengan asam lemak esensial, vitamin B, serat, serta isoflavon yang bermanfaat bagi kesehatan," jelasnya.
Prof Ahmad melanjutkan, dalam 100 gram tempe segar, terdapat sekitar 200 kalori. Oleh karena itu, kombinasi kurma dan tempe dalam jumlah yang tepat dapat memberikan energi yang cukup untuk menjalani puasa.

Guru Besar Gizi Masyarakat IPB University itu menuturkan, setiap 100 gram kurma rata-rata mengandung 63,35 gram gula; 8 gram serat; 2,45 gram protein; 0,39 gram lemak; 2 mg natrium; 656 mg kalium dan kalorin sekitar 299 kcal.
"Kurma mengandung hampir setengah dari jumlah gula dalam bentuk fruktosa, yang dua kali lebih manis dari glukosa sehingga dapat menimbulkan rasa kenyang," papar Prof Ahmad.
Ia menjelaskan, kualitas protein dari tempe sangat baik dan lemaknya mengandung asam lemak esensial seperti linoleat dan linolenat.
Produk kedelai seperti tempe mengandung sekitar 200 kalori per 100 gramnya dan mengandung sekitar 18-20 gram proten; 8 gram karbohidrat; 8,8-9 gram lemak; 14 gram serat; 10 mg natrium; 2,7 mg zat besi; 80 mg magnesium; 110 mg kalsium; 270 mg fosfor dan 400 mg kalium.
"Karena kandungan kalori kurma lebih tinggi dari tempe, sementara tempe mengandung protein lebih tinggi, maka kombinasi terbaik adalah tempe harus lebih banyak, dan kurma lebih sedikit. Tetapi pada prinsipnya tidak ada perbedaan untuk kombinasi kurma dan tempe untuk konsumsi sahur dan berbuka," ungkapnya.
"Buah kurma merupakan salah satu buah yang dilaporkan mempunyai potensi yang baik untuk pengobatan diabetes karena keberadaan polifenols yang menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat. Polifenols ini juga dapat menghambat enzim seperti alfa-amilase dan alfa-glukosidase," jelas Prof Ahmad.
Ia menambahkan, mengonsumsi dua hingga tiga butir kurma per hari sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat memberikan manfaat bagi penderita diabetes.
Konsumsi kurma, dalam jumlah yang wajar, bisa menjadi bagian dari diet penderita diabetes tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang berlebihan.
"Tempe baik untuk menurunkan risiko diabetes tipe 2 karena rendah karbohidrat dan tinggi protein. Makanan ini tidak menyebabkan lonjakan gula darah dan memberikan rasa kenyang lebih lama, berkat indeks glikemiknya yang rendah. Penderita diabetes bisa mengonsumsi tempe tanpa batasan khusus, asalkan tidak melebihi asupan kalori harian yang dianjurkan," paparnya.
Lanjut Prof Ahmad, untuk meningkatkan manfaat gizi dari kedelai, yang terbaik adalah diolah menjadi tempe, susu kedelai, dan tahu.
"Selanjutnya, kurma bersama tempe dapat diolah menjadi berbagai olahan yang lezat dan mengundang selera, misalnya dibuat smoothie kurma-tempe dan sandwich tempe-kurma," pungkasnya. (Z-1)
Para tamu Ramadan Fusion Feast di Hotel Ciputra Jakarta dapat menikmati beragam hidangan khas Nusantara, Timur Tengah, Arab, Western, lengkap dengan aneka dessert manis.
Tahun ini, The Papandayan kembali mengajak masyarakat Bandung menikmati kehangatan tersebut melalui Pasar Ramadan di Pago Restaurant
Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan memperkuat pengawasan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Tahun ini, Imlek dirayakan berdekatan dengan bulan suci Ramadan, menghadirkan suasana kebersamaan dua tradisi besar, masyarakat Tionghoa dan umat Muslim.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Puasa dalam bahasa Arab disebut "Shaum" yang berarti menahan diri. Dalam Islam, puasa tidak hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga ucapan
Sahur biasanya dilakukan sebelum masuknya waktu Subuh dan dianjurkan dalam ajaran Islam karena memiliki banyak keutamaan.
Nilai transaksi di Tokopedia dan TikTok Shop itu naik 10,5 kali lipat di bulan Ramadan saat sahur.
Menyiapkan makanan sahur sejak malam hari dan menghangatkannya kembali di pagi hari menjadi metode yang praktis bagi banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved