Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SPESIALIS Kedokteran Olahraga Andhika Respati menyarankan agar tidak langsung tidur usai melakukan santap sahur, karena bisa mengganggu pencernaan.
"Kalau kita habis makan kan butuh waktu untuk mencerna makanan. Jadi kalau kita langsung tidur (usai sahur) dikhawatirkan nanti mengganggu pencernaan," ujar Andhika, Senin (10/3).
Selain gangguan pencernaan, kata dia, tidur setelah makan bisa memicu individu yang memiliki riwayat GERD. Hal itu karena adanya peningkatan tekanan di lambung yang bisa menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan.
Sementara untuk memenuhi kecukupan tidur selama delapan jam selama Ramadan, ia menyarankan agar menerapkan pola istirahat yang sama atau rutin.
Ia mencontohkan, usai melakukan ibadah Salat Tarawih sekitar pukul 20.00 atau 20.30 dapat segera istirahat.
"Jadi, harusnya tidur jam 21.00 kalau bisa dibiasakan itu nggak mungkin di bulan puasa. Jadi pukul 21.00 tidur, pukul 3.00 dini hari bangun (untuk persiapan memasak sahur). Masih aman-aman saja apalagi kalau jam bangun jam 4 pagi ya kalau nggak masak," jelasnya lagi.
Namun demikian, bila dalam waktu-waktu tersebut masih belum mencukupi waktu tidur, maka dapat tidur siang agar lebih segar dalam beraktivitas.
Meski tidur siang belum bisa menggantikan jam tidur malam, hal itu diharapkan bisa mengurangi rasa kantuk.
"Jadi tidur siang itu tidak didesain untuk menggantikan tidur malam," jelasnya.
Sebagai pengganti tidur yang kurang, ia merekomendasikan agar memaksimalkan tidur pada hari berikutnya serta menambah asupan nutrisi agar tubuh dapat pulih dengan baik karena kekurangan tidur. (Ant/Z-1)
Pengenalan puasa yang dilakukan dengan paksaan berisiko menimbulkan tekanan emosional yang berdampak negatif pada kesehatan mental anak.
Puasa justru menjadi momentum terbaik untuk terapi lambung karena organ pencernaan mendapatkan waktu istirahat.
Ketidaksiapan mental sering kali memicu kecemasan saat menghadapi perubahan pola hidup selama sebulan penuh saat Ramadan.
Pemicu utama maag atau dispepsia adalah naiknya asam lambung akibat pola makan yang tidak terjaga.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Selain daging ayam, harga cabai merah dan daging sapi di Kota Medan juga tercatat mengalami kenaikan pada awal Februari.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, miĀ instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Meskipun sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi, stok bahan pangan pokok di Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
Kebutuhan bahan pokok merangkak mulai naik cabai merah dijual Rp88 ribu perkg, cabai rawit Rp72 ribu, cabai keriting Rp66 ribu, cabai japlak Rp87 ribu
PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan doa dan harapannya untuk masyarakat Indonesia dalam menyambut bulan Ramadan tahun ini.
Besarnya putaran ekonomi yang pada tradisi Dandangan karena banyaknya pengunjung yang datang ke acara yang berlangsung setahun sekali ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved