Headline

Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.

YLBHI Minta Pengusutan Kasus Andrie Yunus tidak Berhenti pada Pelaku Lapangan

Rahmatul Fajri
31/3/2026 16:00
YLBHI Minta Pengusutan Kasus Andrie Yunus tidak Berhenti pada Pelaku Lapangan
YLBHI mengkritik pelimpahan kasus penyiraman Andrie Yunus ke Puspom TNI.(MI/Usman Iskandar)

KETUA Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhamad Isnur, mengkritik keras langkah Polda Metro Jaya yang melimpahkan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus, ke Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.

Menurut Isnur, pelimpahan tersebut terlalu dini dan berpotensi menghentikan pengungkapan kasus pada level pelaku lapangan saja. Ia menegaskan, hingga kini aktor intelektual dan pihak yang mendanai aksi tersebut belum tersentuh.

“Ini mengecewakan. Siapa yang menyuruh, siapa yang mendanai, bagaimana pola operasinya, semua itu belum terungkap,” ujar Isnur di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (31/3).

Ia juga menyoroti jumlah pelaku yang dinilai tidak sesuai dengan temuan masyarakat sipil. Puspom TNI menetapkan empat orang sebagai pelaku, namun YLBHI meyakini jumlahnya lebih banyak.

“Kami khawatir pelimpahan ini justru melokalisir kasus hanya pada empat orang. Padahal indikasinya pelaku lebih dari itu, dan rantai komando ke atas belum dibongkar,” tegasnya.

Isnur pun mendesak Komisi III DPR RI untuk mengawasi penanganan perkara tersebut agar tidak berhenti di tengah jalan. Ia meminta kepolisian tetap bertanggung jawab mengungkap konstruksi kasus secara menyeluruh sebelum sepenuhnya menyerahkan penanganan.

“Harus dibuka terang benderang sampai aktor intelektualnya. Tidak boleh berhenti di empat orang,” katanya.

Sebelumnya, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyampaikan bahwa kasus tersebut telah dilimpahkan ke Puspom TNI setelah melalui proses penyelidikan dan ditemukan sejumlah fakta.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya