Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhammad Khozin, menanggapi kritis usulan Partai Amanat Nasional (PAN) terkait penghapusan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT). Menurutnya, langkah tersebut berisiko menciptakan sistem multipartai yang tidak sederhana.
"Penghapusan PT malah akan menjadikan multipartai yang tidak sederhana, jumlah partai di parlemen dipastikan makin banyak. Tapi sebagai usulan ya sah-sah saja, nanti menambah diskursus dalam pembahasan revisi UU Pemilu," ujar Khozin dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (30/1).
Efektivitas Fraksi di Parlemen
Legislator asal daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur IV ini juga menyoroti usulan pembatasan pembentukan fraksi di parlemen, serupa dengan sistem yang diterapkan di DPRD. Khozin menilai kebijakan tersebut bukanlah solusi ideal bagi dinamika di DPR RI.
"Pengaturan pembatasan pembentukan fraksi di DPR tak ideal, makin mengaburkan ideologi partai, fragmentasi di parlemen juga tetap akan tampak," tegasnya.
Khozin mengingatkan bahwa isu utama menuju Pemilu 2029 bukanlah sekadar penghapusan PT. Merujuk pada Putusan MK No 116/PUU-XXI/2023, ia menekankan bahwa fokus utama seharusnya berada pada proporsionalitas pemilu dan semangat penyederhanaan partai politik.
“Isu utamanya soal sistem pemilu yang proporsional agar suara pemilih tidak hilang dan semangat penyederhanaan partai politik,” kata Khozin.
Ia menambahkan, mewujudkan pemilu yang proporsional tidak bisa dilakukan hanya dengan menghapus ambang batas. Terdapat berbagai mekanisme variatif yang bisa dieksplorasi oleh pembuat kebijakan.
"Seperti soal penghitungan agar suara pemilih yang tidak dapat dikonversi ke kursi di dapil tetap dapat dihitung di tingkat provinsi," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, mengusulkan agar parliamentary threshold dihapuskan pada Pemilu 2029 guna memastikan setiap suara pemilih dapat terkonversi menjadi kursi dan tidak terbuang sia-sia. (Ant/P-2)
Alih-alih memperkuat efektivitas kerja parlemen, skema tersebut justru bisa memicu konflik internal.
Penerapan ambang batas fraksi merupakan opsi yang lebih adil dan ideal karena tidak menghilangkan kursi partai politik serta tidak membuang suara rakyat.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, menyatakan pihaknya terbuka untuk menampung berbagai usulan terkait pembentukan skema ambang batas fraksi dalam revisi UU pemilu
Komisi II DPR RI menegaskan pembahasan dan pencarian formula parliamentary threshold atau ambang batas parlemen dalam Revisi UU Pemilu masih berlangsung
Pembentuk undang-undang tetap wajib tunduk pada rambu-rambu konstitusional yang telah ditegaskan MK.
Ambang batas fraksi mengatur syarat minimum jumlah kursi bagi partai politik untuk membentuk fraksi sendiri.
PKB menyebut arah kebijakan tersebut sebagai penerapan ekonomi konstitusi yang berpijak pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
PKB mendukung langkah-langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto, termasuk keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).
Menurut Muhaimin, kepemimpinan Prabowo tidak hanya relevan untuk satu periode, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan.
Menurutnya, seorang tokoh agama memikul tanggung jawab moral yang besar untuk menjadi teladan bagi umat, bukan justru terlibat dalam tindakan kekerasan.
Hanif diharap memenuhi panggilan. Keterangan eks Menteri itu dibutuhkan untuk mendalami aliran uang terkait kasus Hery.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved