Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Pati Sudewo menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolres Kudus, Senin (19/1). Pemeriksaan maraton yang berlangsung selama hampir 20 jam tersebut berakhir dengan dibawanya Sudewo ke Jakarta untuk proses hukum lebih lanjut.
Sudewo diketahui tiba di Polres Kudus sejak Senin (19/1) dini hari pukul 03.30 WIB.
Berdasarkan pantauan di lokasi, pemeriksaan berlangsung tertutup di ruang Intel Satuan Reserse Kriminal. Penjagaan ketat terlihat di sepanjang lorong dan pintu masuk kantor, tempat sejumlah petugas kepolisian berjaga untuk memastikan sterilisasi area pemeriksaan.
Selama proses yang berlangsung seharian penuh, Sudewo hanya sempat terlihat keluar ruangan satu kali pada pukul 21.20 WIB menuju toilet. Dengan pengawalan ketat, ia langsung digiring kembali ke ruang pemeriksaan tanpa memberikan pernyataan sedikit pun.
Drama pemeriksaan berakhir pada pukul 23.40 WIB. Pintu kaca ruang Reskrim terbuka, menampakkan sejumlah penyidik KPK yang keluar diikuti petugas kepolisian yang mengapit ketat Bupati Sudewo.
Mengenakan jaket dan topi biru tua serta masker yang menutupi wajah, Sudewo terus menunduk saat berjalan cepat menuju mobil minibus warna hitam yang telah menunggu.
Tidak lama berselang, iring-iringan empat mobil yang membawa Sudewo dan tim penyidik bergerak meninggalkan Polres Kudus. Rombongan tersebut dilaporkan langsung bertolak menuju Gedung Merah Putih KPK di Jakarta melalui jalur Semarang.
Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, mengonfirmasi bahwa pihaknya hanya memberikan dukungan fasilitas bagi lembaga antirasuah tersebut.
"Pemeriksaan berlangsung cukup lama, hingga selesai pukul 23.40 WIB, kemudian tim penyidik memutuskan untuk bergeser lokasi lain," ujar Heru.
Lebih lanjut, Heru menjelaskan bahwa terdapat sekitar enam penyidik KPK yang bertugas. Selama proses berlangsung, Sudewo menghadapi tim penyidik secara mandiri.
"Bupati Pati Sudewo diperiksa seorang diri tanpa didampingi pihak lain sejak saat tiba di lokasi," tambahnya.
Mengenai detail perkara maupun barang bukti yang disita dalam operasi ini, Kapolres menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan penuh KPK. Pihaknya tidak mendapatkan informasi rinci terkait materi penyidikan maupun lokasi pasti Operasi Tangkap Tangan (OTT).
"Kalau itu kami tidak tahu, silakan rekan-rekan bisa konfirmasi langsung kepada penyidik," tutup Heru.
Keberangkatan rombongan menuju Jakarta mendapatkan pengawalan dari unit Patwal Satlantas Polres Kudus guna memastikan kelancaran perjalanan tim KPK. (Z-1)
Bupati Pati nonaktif Sudewo bersama keluarganya diduga melakukan intervensi terhadap proses rekrutmen perangkat desa
KPK mendalami dugaan aliran uang yang terafiliasi Bupati nonaktif Pati Sudewo melalui koperasi. Sejumlah saksi telah diperiksa penyidik di Gedung Merah Putih.
Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) tengah menelusuri latar belakang kosongnya 601 jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
KPK menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra pada 3 Februari 2026 difokuskan pada perencanaan anggaran dana desa.
Adapun tiga saksi yang diperiksa hari ini berasal dari berbagai jenjang pemerintahan di tingkat desa dan kecamatan.
Penggeledahan terkait kasus Sudewo ini dilakukan dalam waktu sepekan. KPK juga menemukan uang yang diduga disimpan untuk Bupati nonaktif Pati itu.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai senilai lebih dari Rp5 miliar dalam penggeledahan yang dilakukan di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat (13/2).
Wamendagri Bima Arya menyebut 500 kepala daerah terjerat korupsi sejak 2005 dan mendorong evaluasi pilkada serta digitalisasi untuk menekan praktik korupsi.
KPK menyita Rp5 miliar dari penggeledahan di Ciputat terkait kasus suap dan gratifikasi impor barang KW di Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.
KPK akan memanggil satu saksi persidangan kasus dugaan pemerasan penerbitan sertifikat K3, oleh mantan Menaker Immanuel Ebenezer Noel termasuk mengonfirmasi dugaan aliran dana ke Ida Fauziyah
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami laporan masyarakat terkait dugaan gratifikasi dalam penanganan perkara tenaga kerja asing asal Singapura berinisial TCL yang dinilai janggal.
KPK mendalami jabatan Mulyono sebagai komisaris di 12 perusahaan terkait kasus suap restitusi pajak dan dugaan benturan kepentingan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved