Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

27 Orang Ikut Ditangkap dalam OTT KPK Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

 Gana Buana
13/3/2026 19:23
27 Orang Ikut Ditangkap dalam OTT KPK Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
OTT KPK Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.(Dok. Antara)

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) melancarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jawa Tengah yang menyeret Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Dalam operasi senyap yang digelar pada Jumat (13/3) tersebut, tim penyidik mengamankan total 27 orang.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa saat ini seluruh pihak yang terjaring OTT tengah menjalani pemeriksaan maraton di Cilacap. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendalami peran masing-masing pihak sebelum dibawa ke markas pusat KPK di Jakarta.

"Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan intensif di sana. Nantinya tentu tim akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan dibawa ke Gedung KPK Merah Putih," kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (13/3).

Dugaan Suap Proyek Infrastruktur

Penangkapan Syamsul Auliya Rachman diduga berkaitan erat dengan praktik lancung penerimaan uang terkait sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Selain menangkap puluhan orang, tim penindakan KPK juga menemukan sejumlah uang tunai di lokasi kejadian yang diduga sebagai bagian dari komitmen fee.

Budi menjelaskan bahwa pemeriksaan di sekitar lokasi penangkapan merupakan tahap pertama dalam rangkaian OTT. Sebagian dari mereka yang dianggap memiliki keterkaitan kuat dengan tindak pidana korupsi ini akan segera digelandang ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.

Sesuai aturan perundang-undangan, KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum dari 27 orang tersebut. Kepastian mengenai status tersangka dan detail perkara akan dibeberkan melalui konferensi pers resmi.

Hingga berita ini diturunkan, tim KPK masih terus bekerja di lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan guna memperkuat konstruksi perkara suap yang menjerat orang nomor satu di Cilacap tersebut. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya