Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyerahkan keputusan soal mekanisme pemilihan kepala daerah atau pilkada pada pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Ia menjabarkan kelebihan pilkada tak langsung. Menurutnya pemilihan kepala daerah atau pilkada tak langsung melalui DPRD mempermudah pengawasan politik uang.
Jika kepala daerah dipilih oleh DPRD, kata Yusril, terdapat sekitar 20-35 orang yang diawasi selama proses pilkada berjalan. Itu dinilai meminimalkan potensi politik uang.
"Kemungkinan terjadinya money politic sangat kecil dibanding misalnya dibanding pilkada langsung dengan pemilih masyarakat satu kabupaten," kata dia di Jakarta, Rabu (14/1).
Pilkada melalui DPRD menurut dia membuka peluang lebih besar bagi para pemimpin daerah potensial untuk terpilih.
Pada pilkada langsung, ia mengatakan masyarakat cenderungan hanya memilih sosok yang populer. Calon kepala daerah, kata Yusril dipilih karena popularitas atau memiliki modal yang banyak.
Namun, sejauh ini, kata dia, pemerintah mengevaluasi pelaksanaan pilkada langsung serta mencari tahun kelemahannya.
Pemerintah juga membandingkan dengan pilkada tidak langsung melalui DPRD. Menurutnya apapun pilihannya kedua mekanisme itu sah.
"Mana pun yang dipilih, dua-duanya itu adalah sah dan demokratis. Baik pilkada langsung maupun tidak langsung, dua-duanya itu sejalan dengan konstitusi kita, yakni UUD 1945," kata Yusril. (Ant/H-4)
Peneliti BRIN Siti Zuhro, yang hadir dalam pertemuan tersebut, mengatakan pembahasan pilkada tidak langsung tidak hanya berkaitan dengan mahalnya biaya politik.
Pelaksanaan Pilkada langsung masih diwarnai berbagai praktik curang, termasuk politik uang.
Selama korupsi kepala daerah hanya dipandang sebagai kasus sporadis tanpa menyentuh akar permasalahan, praktik lancung ini akan terus berulang.
Dalam situasi tersebut, kemunculan partai baru justru memunculkan tanda tanya besar soal tujuan pendiriannya.
Pembaruan UU Pemilu merupakan mandat yang telah diberikan pimpinan DPR RI kepada Komisi II untuk dibahas secara mendalam.
DOSEN Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Dr. Mada Sukmajati menilai, argumen Pilkada melalui DPRD atau Pilkada tidak langsung masih perlu didukung data ilmiah.
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Langkah ini bertujuan untuk melakukan studi komparasi guna memperkaya referensi dalam penyusunan regulasi baru.
PADA peringatan hari lahir Partai Golongan Karya (Golkar) beberapa waktu lalu, Prabowo Subianto kembali mengemukakan pandangannya tentang sistem pemilihan kepala daerah (pilkada).
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
DOSEN Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Dr. Mada Sukmajati menilai, argumen Pilkada melalui DPRD atau Pilkada tidak langsung masih perlu didukung data ilmiah.
WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa DPR RI bersama Pemerintah telah sepakat tidak melakukan revisi UU Pilkada
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved