Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KOORDINATOR Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyoroti dugaan keterlibatan oknum jaksa daerah dalam praktik korupsi dan pemerasan. Ia menilai kondisi tersebut ironis di tengah kinerja Kejaksaan Agung yang dinilai berprestasi dalam pemberantasan korupsi di tingkat pusat.
Menurutnya, jaksa di daerah tidak seharusnya memanfaatkan reputasi baik pimpinan di pusat untuk menekan birokrasi daerah. Karenanya, Boyamin mendesak pimpinan Kejaksaan Agung untuk melakukan pembenahan menyeluruh, tidak hanya fokus pada penindakan eksternal.
"Saya minta kepada pimpinan di Jaksa Agung untuk berbenah, anda boleh berprestasi menghajar korupsi di luar, tapi juga harus menghajar juga korupsi di dalam," kata dia saat dihubungi, Jumat (19/12).
Selain penindakan, Boyamin menekankan pentingnya tata kelola penanganan perkara yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, setiap perkara yang tiba-tiba mandek perlu diaudit. "Kalau perkara tiba-tiba melandai atau tiba-tiba tidak jalan, itu didatangi, diproses untuk diaudit," tuturnya.
Namun demikian, Boyamin secara menolak penanganan perkara oknum jaksa oleh institusi kejaksaan sendiri. "Seharusnya semua perkara yang terkait dengan oknum Jaksa, diserahkan ke KPK," ujarnya.
Ia menilai KPK lebih independen karena menemukan perkara sejak awal melalui penangkapan dan penyelidikan tertutup. Pelibatan Kejaksaan Agung, kata Boyamin, justru berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.
"Karena sehebat apapun Kejaksaan Agung menangani ini, tetap akan ada tuduhan jeruk makan jeruk," terangnya.
Ia mendorong agar perkara yang sudah terlanjur dilimpahkan ke Kejaksaan Agung dikembalikan ke KPK demi menjaga independensi.
Lebih jauh, Boyamin menilai persoalan integritas penegak hukum merupakan masalah struktural. "Kalau bicara integritas, memang buruk. Tata kelola kita kan memang buruk, termasuk penegak hukum," pungkasnya. (Mir/P-3)
Selama proses yang berlangsung seharian penuh, Sudewo hanya sempat terlihat keluar ruangan satu kali pada pukul 21.20 WIB menuju toilet.
Bupati Pati Sudewo terjaring OTT KPK hari ini. Simak fakta-fakta lengkap, rekam jejak kasus sebelumnya, kekayaan, hingga kontroversi kebijakan yang pernah memicu protes warga.
Herdiansyah Hamzah menjelaskan modus yang digunakan pemerintah daerah terkait operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Wali Kota Madiun Maidi yaknifee proyek
Pukat UGM menilai OTT Wali Kota Madiun menunjukkan digitalisasi pengadaan belum mampu menutup celah korupsi selama praktik main mata masih terjadi.
Siapa Sudewo? Simak profil Bupati Pati yang dilantik pada 2025, lengkap dengan biodata, karier politik, dan perjalanan menuju kursi kepala daerah.
Isu OTT KPK di Pati menghebohkan publik. Bupati Pati Sudewo disebut ikut diperiksa terkait dugaan jual beli jabatan perangkat desa. Simak fakta dan klarifikasinya.
BPK menyoroti mekanisme pelaksanaan penjualan urea dan amonia yang dinilai tidak memenuhi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik
Persoalan ini bukan sekadar masalah personal, melainkan pertaruhan nama baik institusi negara.
Fakta persidangan telah membuktikan nilai Rp 2,9 triliun bukanlah kerugian negara. Nilai itu adalah pembayaran Pertamina atas penyewaan tangki BBM milik PT OTM.
Dugaan penerimaan fasilitas dari pihak swasta oleh pejabat publik merupakan pelanggaran etika serius yang mencederai kepercayaan rakyat.
Kejagung sedang menyesuaikan mekanisme penindakan usai KUHP diganti.
Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan review singkat atas persidangan dugaan rasuah pada pengadaan sistem Chromebook di Kemendikbudristek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved