Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ARAH pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai semakin tak jelas dan tampak serampangan. Itu karena terus bertambahnya orang-orang yang duduk di dalam kabinet dan indikasi bagi-bagi jabatan yang dipandang kian kentara.
Hal itu diungkapkan pemerhati kebijakan publik Agus Pambagio dalam menanggapi keputusan presiden untuk menambah kursi wakil menteri di Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri.
"Biar saja suka-suka presiden. Makin tidak jelas arah Indonesia ini," kata dia saat dihubungi, Rabu (8/10).
Agus juga menanggapi perihal pelantikan orang-orang ke dalam Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua. Sementara selama ini sudah ada Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua yang diketuai oleh Wakil Presiden.
Kendati pemerintah menyatakan komite merupakan pelaksanaan dari amanat Undang Undang mengenai otonomi khusus, Agus menilai itu hanya cara presiden membagi-bagi jabatan ke kroninya.
"(Itu) bagi-bagi jabatan ke kroni saja tanpa tupoksi (tugas pokok dan fungsi) yang jelas," tuturnya.
Dihubungi terpisah, Peneliti Utama Politik BRIN Siti Zuhro menyatakan, seharusnya pemerintah menyiapkan birokrasi kelas dunia yang memasuki model tata kelola 4.0. Model itu mengutamakan pola yang adaptif, efisien, dan people-centric governance, yakni yang mengacu pada kebutuhan publik.
Dengan kriteria itu, reformasi birokrasi sejatinya menjadi keniscayaan. Dus, birokrasi seharusnya dibenahi agar efisien, efektif, dan profesional serta tidak partisan. "Internal birokrasi juga tidak boleh terfragmentasi karena tidak ramping. Rasionalisasi birokrasi sangat diperlukan agar kinerja birokrasi lebih terukur," kata Siti.
"Termasuk merekrut wamen-wamen di setiap K/L, apakah ini sudah diperhitungkan secara serius, apa relevansi dan signifikansinya. Mengingat di setiap K/L sudah ada birokrat karier yang memiliki ahli di bidangnya," lanjutnya.
Karenanya, apa yang dilakukan pemerintah jangan sampai menjadi bumerang. Alih-alih menerapkan gaung efisiensi, tetapi kabinet kian besar dan internal birokrasi makin terfragmentasi. (Mir/M-3)
PAKAR Kebijakan Publik, Agus Pambagio, mendesak pemerintah untuk segera melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal larangan wakil menteri untuk rangkap jabatan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkaji putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal larangan wakil menteri merangkap jabatan. Kajian ini diharap bisa mencegah celah korupsi terbuka.
MKĀ mengabulkan sebagian gugatan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. MK melarang wakil menteri atau wamen rangkap jabatan.
Mahkamah Konstitusi secara tegas melarang wakil menteri merangkap jabatan sebagai pejabat negara lainnya.
Mahkamah Konstitusi secara resmi melarang wakil menteri atau wamen merangkap jabatan.
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksinĀ campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyayangkan influencer Ruce Nuenda yang keluyuran atau beraktivitas di ruang publik saat sakit campak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved