Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) menyatakan kesiapannya untuk membuka layanan pemberian vaksin campak atau vaksin MR (Measles Rubella) di posko-posko mudik Lebaran 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi terhadap potensi kenaikan penyebaran kasus campak selama musim libur Lebaran mendatang.
Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, menegaskan bahwa pemerintah fokus melindungi kelompok rentan, terutama anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi campak lengkap, di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
Andi menjelaskan bahwa layanan vaksin campak akan ditempatkan di titik-titik transportasi utama dengan intensitas kunjungan tinggi. "Kami sudah merencanakan akan dibuka layanan vaksinasi di pos pelayanan mudik, terutama menyasar pelabuhan dan bandara," ujarnya dalam konferensi pers daring, Jumat (6/3/2026).
Kemenkes juga telah menginstruksikan Balai Karantina Kesehatan (BKK) di berbagai wilayah untuk menyiapkan teknis pelaksanaan di lapangan. Terkait ketersediaan stok, Kemenkes memastikan vaksin MR telah didistribusikan ke tingkat provinsi serta kabupaten/kota, sehingga koordinasi dengan dinas kesehatan setempat menjadi kunci kelancaran program ini.
Berdasarkan hasil pengamatan tren dalam lima tahun terakhir, terdapat pola yang menunjukkan hubungan erat antara lonjakan kasus campak dengan perayaan atau hari besar yang memicu aktivitas berkumpulnya massa.
“Kasus cenderung mulai meningkat pada awal tahun, kemudian menurun, dan akan naik lagi pada sekitar bulan Agustus hingga November,” jelas Andi. Mengingat Lebaran 2026 melibatkan pergerakan masif, risiko transmisi virus di ruang publik menjadi perhatian serius pemerintah.
Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala demam tinggi disertai ruam kemerahan pada kulit, segera lakukan langkah berikut:
Kemenkes meminta seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bersinergi dalam menyiapkan posko pelayanan kesehatan ini. Mobilitas masyarakat yang meningkat menjelang musim libur harus diimbangi dengan kesiapan fasilitas kesehatan di jalur-jalur mudik utama.
Dengan adanya layanan vaksin campak atau vaksin MR di posko mudik, diharapkan cakupan imunisasi dapat terus ditingkatkan sekaligus mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) campak setelah libur Lebaran 2026. (Ant/H-3)
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman mengatakan tren mingguan kasus campak pada Maret 2026 mengalami penurunan.
WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat untuk tetap mengatur makanan di masa lebaran agar tetap sehat.
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Kasus campak di Indonesia capai 10.301. Pakar sebut penurunan vaksinasi pascapandemi jadi penyebab utama meningkatnya kasus.
Kemenkes menyebut terdapat 3 penyakit yang banyak ditemukan pada pemudik lebaran 2026 yakni hipertensi (darah tinggi), cephalgia (nyeri kepala), dan gastritis (maag).
Kemenkes menyebut hingga pertengahan Maret 2026, tercatat 13.046 suspek dengan 10.301 kasus campak terkonfirmasi. Selain itu, ada 8 kematian akibat campak.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) menegaskan hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyatakan obat herbal bisa mencegah atau mengobati penyakit Tuberkulosis (Tb).
Kemenkes menegaskan pengobatan Aktivis KontraS, Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras gratis di RSCM
Kemenkes ingatkan potensi penularan campak saat mudik Lebaran. Simak imbauan vaksinasi dan tips cegah penularan campak saat berlibur bersama keluarga!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved